nusabali

Setelah Baca NusaBali, Dinsos Bali Bantu Sembako Tiga Anak Yatim

  • www.nusabali.com-setelah-baca-nusabali-dinsos-bali-bantu-sembako-tiga-anak-yatim

DENPASAR, NusaBali
Setelah membaca berita di NusaBali terkait nasib anak yatim yang kini diasuh kakek, nenek, dan pamannya, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Bali langsung mendatangi sebuah rumah sederhana (gubuk) di kawasan Jalan Patih Nambi, Banjar Tulang Ampiang, Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kamis (11/6) kemarin.

Kadis Sosial P3A Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra, Kamis kemarin mengatakan, begitu membaca berita di NusaBali, terkait dengan anak yatim tersebut, pihaknya langsung mengirimkan tim yang dikoordinir Kabid Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Provinsi Bali, Ida Ayu Ketut Anggraeni. "Hari ini sudah kami berikan sembako kepada anak yatim tersebut. Dinas Sosial Kota Denpasar dan aparat Desa Ubung juga turun ke lokasi. Bantuan sosial dalam bentuk sembako sudah kita berikan," ujar Dewa Mahendra.

Menurut Dewa Mahendra, bantuan yang diberikan kepada yatim piatu ini berupa bantuan beras 10 kilogram, mie instan 20 bungkus, minyak goreng 1 liter, dan gula 2 kilogram. Menurut Dewa Mahendra, tiga anak yatim ini dirawat kakek dan nenek serta pamannya, yang memang merantau ke Denpasar. "Karena di kampung halaman tidak ada pekerjaan. Maka mereka kerja di Denpasar sebagai buruh tani menggarap tanah milik orang lain. Nanti akan kami pantau terus kondisi keluarga ini," ujar mantan Karo Humas dan Protokol Pemprov Bali ini.

Menurut Dewa Mahendra, keluarga ini belum mau pulang ke Desa Sudaji, Buleleng, karena tidak ada pekerjaan. “Di Denpasar pun pas-pasan. Karena pekerjaannya cuman menggarap tanah orang lain. Ditengah pandemi Covid-19 ini memang hampir semua masyarakat terdampak. Apalagi keluarga yatim ini, jelas mereka sudah susah sebelum pandemi. Makanya kami Dinas Sosial mengirimkan tim untuk membantu," ujar birokrat asal Kelurahan Kaliuntu, Kecamatan/Kabupaten Buleleng ini.

Sementara untuk kondisi rumah mereka di kampung halaman yang disebut mengalami kerusakan, Dinas Sosial Provinsi Bali berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Buleleng mengeceknya. Kata Dewa Mahendra, kalau fakta di lapangan rumah keluarga ini tidak layak maka akan dibantu. "Kita akan cek, nanti dikoordinasikan dengan Dinas Sosial Kabupaten Buleleng. Dinas Sosial intinya siap membantu dan memfasilitasi keluarga ini karena memang tanggungjawab kita membantu dan menangani warga yang terkena permasalahan sosial," tegas mantan Kabid Perlindungan Sosial, Dinas Sosial Provinsi Bali ini.

Seperti diberitakan NusaBali sebelumnya, nasib malang menimpa tiga anak yatim asal Banjar Singkung, Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng. Ketiga anak tersebut yakni Gede Suardika,9, (masih duduk di kelas 4 SDN 6 Ubung), Kadek Sugiadnyana,6, yang akan masuk SD, dan Komang Budi Swari yang baru berumur 6 bulan, kini hanya tinggal dan diasuh kakek, nenek, dan pamannya di sebuah gubuk di Jalan Patih Nambi, Banjar Tulang Ampiang, Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara. Setelah ditinggal meninggal oleh ayahnya, 9 bulan lalu, kini ibu kandungnya juga pergi tanpa pamit ke rumah orang tuanya di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Buleleng. *nat

Komentar