nusabali

18 Pedagang Pasar Badung Negatif Covid-19

Tiga Orang Belum Keluar Hasil Swab-nya

  • www.nusabali.com-18-pedagang-pasar-badung-negatif-covid-19

DENPASAR, NusaBali
Sebanyak 18 pedagang di lantai I Pasar Badung dinyatakan negatif Covid-19 setelah dilakukan swab test terhadap 21 pedagang, Sabtu (6/6) lalu.

Mereka di-swab setelah dua pedagang daging ayam dinyatakan positif Covid-19.  Setelah dinyatakan negatif, beberapa los di Pasar Badung yang sempat tutup bisa kembali dibuka dan pedagang bisa berjualan seperti biasa mulai Rabu (10/6) hari ini.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata, Selasa (9/6) mengungkapkan, hasil swab pertama pedagang Pasar Badung sudah keluar dan dinyatakan negatif. Dari 21 pedagang yang dilakukan swab, sebanyak 18 pedagang hasilnya sudah keluar dan dinyatakan negatif.  

Sebanyak 18 pedagang yang sudah dinyatakan negatif Covid-19,  sudah bisa kembali berjualan mulai Rabu hari ini. Namun, tiga pedagang lainnya masih dilakukan karantina mandiri selama hasil swab mereka belum keluar dan dinyatakan negatif.  “Kalau 18 pedagang itu kan di lantai I, mereka bisa berjualan kembali. Tetapi kalau yang tiga orang lagi belum bisa soalnya mereka masih belum keluar hasilnya," ungkapnya.

Terkait 6 los pedagang yang ditutup, kata dia, mereka bisa buka kembali selama hasilnya sudah dinyatakan negatif. "Kami belum tahu berapa jumlah pemilik 6 los itu sebenarnya yang sudah keluar hasilnya. Kalau tiga pedagang yang masih belum keluar hasil swabnya itu pemilik diantara 6 los tersebut, berarti ada 3 los yang bisa buka. Tetapi kalau ke 6 los pemiliknya termasuk dalam 18 pedagang yang dinyatakan negatif berarti semua los besok (hari ini, red) bisa buka kecuali yang positif," ungkapnya.

Dikatakan Gus Kowi, sapaan IB Kompyang Wiranata, selain 6 los Pasar Badung, ada 20 los di pelataran Pasar Kumbasari dan 10 los di Pasar Gunung Agung juga ditutup karena pedagang dan tukang suun positif Covid-19. Sebanyak 30 los tersebut merupakan tempat pedagang ikan yang masih belum keluar hasil swabnya dan masih melakukan karantina mandiri. "Mereka sudah satu mingguan tutup. Jadi tinggal menunggu swab, kalau itu mereka negatif mereka bisa buka kembali," ujarnya.

Dikatakan Gus Kowi, untuk antisipasi kembali terjadi penyebaran Covid-19, pihaknya kembali memperketat pengawasan pasar. Dimana, warga yang akan berbelanja ke pasar diwajibkan untuk menaati protokol kesehatan seperti wajib masuk bilik sterilisasi sebelum masuk areal pasar. Memastikan dirinya sehat, wajib pakai masker dan mereka juga wajib jaga jarak dan cuci tangan. "Kalau pedagang lengkap pakai sarung tangan, masker, face shield, juga besok (hari ini, red) akan ujicoba pemasangan sekat plastik," imbuhnya. *mis

Komentar