nusabali

Siswa SMP Tewas di Sungai

  • www.nusabali.com-siswa-smp-tewas-di-sungai

Seorang siswa Kelas III SMPN 3 Negara, Putu Deni Gunia Putra, 15, tewas tenggelam saat mandi di Sungai Gelar, Banjar Palungan Batu, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana bertepatan Umanis Galungan pada Wraspati Umanis Dunggulan, Kamis (8/9) sore.

NEGARA, NusaBali
Saat musibah terjadi, korban mandi bersama lima rekannya, tapi mereka selamat dari maut. Musibah maut yang menimpa korban Putu Deni Gunia Putra berawal ketika bocah siswa SMP asal Banjar Munduk Kemoning, Desa Dangin Tukadaya, Kecamatan Jembrana ini mengajak lima rekannya datang ke Sungai Gelar, Kamis siang pukul 12.45 Wita. Keenam bocah yang tidak bisa berenang ini memutuskan mandi di titik tibu yang berada sekitar 100 meter di sebelah utara Jembatan Gantung Sungai Gelar. Padahal, di tibu dekat Monumen Perjuangan Gelar diketahui sangat dalam.

Awalnya, mereka mandi di tepi. Namun, korban Putu Deni kemudian nekat ke tengah sungai sedalam 170 cm. Ketika sampai di tengah tibu yang tampak tenang, korban seketi-ka tenggelam. Korban masih sempat melambai-lambaikan tangan ke permukaaan. Tapi, karena rekan-rekannya juga tidak bisa berenang mereka panik tanpa mampu memberikan pertolongan. Hanya 2 menit pasca melambaikan tangan, korban sudah hilang.

"Setelah tahu dia (korban) tenggelam, kami langsung minta tolong kepada orang yang ramai mandi di sisi selatan (dekat Jembatan Gantung Sungai Gelar)," cerita I Made Veri Artawan, 14, rekan korban asal Banjar Pancaseming, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana yang juga siswa Kelas III di SMPN 3 Negara.

Begitu mendengar kabar orang tenggelam, warga yang sedang mandi di sisi selatan pun berusaha melakukan pencarian. Namun, pencarian tidak membuahkan hasil. Sampai akhirnya datang bantuan dari Basarnas Jembrana. Hasilnya, Kamis sore sekitar pukul 16.30 Wita, korban Putu Deni berhasil ditemukan mengambang di bawah Jembatan Gantung Sungai Gelar. Saat ditemukan mengambang, siswa berusia 13 tahun ini sudah tak bernyawa.

“Setelah tenggelam, jasad korban sempat terseret sejauh 100 meter ke arah selatan hingga ditemukan mengambang di bawah jembatan," ungkap Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gusti Made Sudharma Putra. Jasad korban Putu Deni sendiri langsung dievakuasi ke RSUD Negara, sebelum kemudian dibawa pulang keluarganya ke rumah duka, tadi malam.


SELANJUTNYA . . .

Komentar