nusabali

Ida Bhatara Nyejer 8 Hari Jadi Sehari

Rencana Piodalan di Pura Bukit Roban Bitera

  • www.nusabali.com-ida-bhatara-nyejer-8-hari-jadi-sehari

GIANYAR, NusaBali
Bertepatan dengan Purnamaning Kadasa pada Anggara Pon Merakih, Selasa (7/4), akan ada banyak piodalan bahkan karya baik di pura dan mrajan di Bali.

Di antara itu, Piodalan atau Karya Padudusan Alit di Pura Bukit Roban, Desa Adat Bitera, Gianyar.  Namun prosesi ritual seperti itu dipastikan lebih sederhana, dalam arti krama tak berkerumun di pura atau mrajan. Ida Bhatara yang sedianya nyejer delapan hari, berubah jadi piodalan hanya dalam sehari. Langkah ini menimbang pencegahan penularan wabah Covid-19. Hal ini pula sesuai surat imbauan bersama PHDI Nomor : 400/9112/III/Kesra/2020, intinya upacara Panca Yadnya tidak diizinkan melibatkan banyak orang.

Menurut Kelian Pangemong Pura Bukit Roban Bitera Wayan Mendra, didampingi Sekretaris I Made Ruda, mengatakan pura ini merupakan salah satu Pura Dhang Kahyangan di Kabupaten Gianyar. Puja walinya setiap enam bulan (210 hari) sekali. Jika piodalan saat Purnama Kapat, Ida Bhatara nyejer tiga hari. Saat Purnama Kadasa, maka prosesinya lebih tinggi dari Purnama Kapat atau Ida Bhatara nyejer delapan hari," terang Wayan Mendra, didampingi Jro Mangku Anyar, Sabtu (28/3).

Dalam paruman sebelumya, disepakati piodalan Ida Bhatara nyejer delapan hari. Namun dilakukan paruman lagi melibatkan prajuru adat, dinas, pangemong pura, Babhinkantibmas, Babinsa Bitera, Lurah Bitera dan tokoh masyarakat, serta STT. Paruman ini menimbang pencegahan penularan wabah Covid-19. Krama diharapkan tak berdesakan saat di pura.

Tambah Sekretaris Pangemong Pura Bukit Roban Bitera I Made Ruda, pura ini diempon 290 KK  krama yang telah mempersiapan ayah-ayahan 15 hari sebelum wali.

Terkait itu, segala piranti puja wali seperti latihan menabuh, tarian sakral melibatkan anak-anak, sekaa teruna dan warga banjar, telah distop. Pesanan group kesenian dan luar Bitera juga sudah dibatalkan

Lurah Bitera, Gede Bagiada Sos MAP, mengucapkan terimakasih kepada prajuru Desa Adat Bitera dan jajaran karena telah mengikuti petunjuk dari pemerintah. Pemerintah sangat ingin agar masyarakat terhindar dari wabah Covid-19. "Pemerintah sudah melakukan kajian yang terukur untuk menanggulangi Covid-19 ini. Mari kita patuhi instruksi dari pemerintah, demi keselamatan bersama,’’ terang mantan Pj Perbekel Lebih ini. *lsa

loading...

Komentar