nusabali

TPS di Terminal Mengwi Belum Siap Beroperasi

  • www.nusabali.com-tps-di-terminal-mengwi-belum-siap-beroperasi

Pembangunan fasilitas penunjang di kawasan tempat pengolahan sampah (TPS) sementara samping Terminal Mengwi, Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi, terus dikebut.

MANGUPURA, NusaBali

Lantaran pengerjaan masih berlangsung, sehingga TPS ini belum siap dioperasionalkan. Semula ditargetkan, Jumat (20/12) hari ini sudah beroperasi, namun kemudian diubah menjadi, Senin (23/12) mendatang.

Berdasarkan pantauan pada Kamis (19/12), para pekerja masih sibuk mengerjakan pembangunan gudang untuk tempat penyimpanan sampah seluas 50 meter x 30 meter. Ada pekerja yang melakukan pengecoran ada pula yang memasang rangka pada bagian atap. Termasuk pembangunan incinerator juga masih dikerjakan oleh pihak rekanan. Tampak di lokasi kontainer yang bakal dijadikan incinerator.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung Ida Bagus Surya Suamba, tak banyak memberikan komentar. Meski begitu, dia tak menyangkal pembangunan beberapa fasilitas penunjang masih dikerjakan. Begitu juga incinerator masih ada beberapa pekerjaan yang belum selesai. Seperti pengerjaan pintu, penutup bata tahan api, dan instalasi gas buang. Alhasil, hal ini mempengaruhi target beroperasi TPS tersebut.

Semula, jadwal beroperasi TPS sementara di samping Terminal Mengwi, akan beroperasi pada 20 Desember 2019. Namun, karena ada beberapa pengerjaan yang belum selesai, sehingga target beroperasi berubah. Surya Suamba mengakui target pengerjaan molor. “Senin, 23 Desember 2019 mesin bisa operasional,” ungkapnya.

Disinggung fungsi kontainer yang saat ini sudah ada di lokasi, Surya Suamba menyebut kontainer itu merupakan bagian dari incinerator. “Jadi satu kontainer ada tiga ruang pembakaran. Kontainer ini dilapisi pelat tebal dan bata tahan panas sampai dengan 2.000 derajat Celcius. Ya, dijamin aman pokoknya,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Kabupaten Badung I Putu Eka Merthawan, menyatakan sudah menyiapkan sekitar 40 truk untuk mengangkut sampah dari kawasan Tuban, Kecamatan Kuta agar bisa langsung diolah di TPS sementara tersebut. “Semoga bisa cepat difungsikan, sehingga tidak semakin lama sampah dititipkan di Tuban,” ujarnya.

Tidak hanya sampah di Tuban, sampah kiriman di sepanjang pesisir pantai di Badung rencananya juga bakal diolah di TPS sementara di samping Terminal Mengwi. Hal ini karena Pemkab Badung tak lagi diperkenankan membuang sampah ke TPA Sarbagita Suwung, Denpasar Selatan.

Seperti diketahui, dalam pengolahan sampah pemerintah menggandeng pihak ketiga. Pemkab Badung menyiapkan tempat dan regulasinya, sementara pihak ketiga menyiapkan peralatannya. Total ada empat mesin incinerator yang akan digunakan. Mesin tersebut diklaim mampu membakar semua jenis sampah. Total sampah yang mampu dibakar sebanyak 5 ton per jam. Adapun suhu pembakaran 800 sampai 1.000 derajat Celcius. Mesin incinerator diklaim ramah lingkungan. Sebab, asap pembakaran akan difilter, sehingga tidak mencemari udara. *asa

Komentar