nusabali

Kanwil Kemenag Launching Video Klip Jaga Kebersamaan Umat

  • www.nusabali.com-kanwil-kemenag-launching-video-klip-jaga-kebersamaan-umat

Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali melaunching video klip Jaga Kebersamaan Umat.

AMLAPURA, NusaBali

Penggarapan video klip mulai dari penyanyi, aransemen, lirik, dan audio oleh Sub Bagian Hukum dan KUB (Kerukunan Umar Beragama) Kanwil Provinsi Bali. Launching digelar di acara SPEAK (Sasaran Program Evaluasi Akuntabilitas Kinerja) di halaman Kantor Kementerian Agama Karangasem, Jalan Untung Surapati Amlapura, Rabu (31/7).

Kakanwil Kemenag I Nyoman Latra mengatakan video klip akan ditayangkan di televisi dan wajib diputar di setiap acara Kantor Kementerian Agama Kabupaten. Video tersebut berpesan tentang persatuan umat lintas agama. Lirik dari lagu-lagu itu juga menyerukan pentingnya persatuan dan kesatuan. Video itu menampilkan umat lintas agama, berjalan bersama, dan makan bersama. “Di bawah merah putih kami bersumpah tetap bersama menjagamu. Demikian sepenggal lirik lagu Jaga Kebersamaan Umat,” jelas Latra didampingi Kasubag Hukum dan KUB Haji Saifudin.

Latra menyampaikan terima kasih atas inovasi Kasubag Hukum dan KUB, Haji Saifudin. Di akhir jabatannya menyumbangkan karya sangat berharga. Haji Saifudin memasuki purnatugas per 1 Agustus 2019. “Kami semua akan mengenang buah karyanya itu,” ucap Nyoman Latra. Haji Saifudin terharu menerima penghargaan dari Kakanwil Kemenag. Dikatakan, dalam pembuatan video klip dibantu staf Sub Bagian Hukum dan KUB yang juga pencipta lagu merangkap vokal, Ida Bagus Krisna. Tiga vokal lainnya Ida Bagus Dibya, Wina Maya, dan Haji Saifudin.

Ida Bagus Krisna mengatakan, penggarapan video klip memerlukan waktu empat bulan, di antaranya untuk penggarapan audio selama 7 hari, video selama 7 hari, dan penggarapan liriknya paling lama. Mereka juga didukung gitaris Ida Bagus Gede Arijaya dan drumer Ida Bagus Weda. “Menulis liriknya itu yang lama, agar cocok, membuat satu kalimat saja perlu inspirasi yang tepat, agar lintas agama bisa menerima,” jelas Ida Bagus Krisna. Sebab lirik yang ditulis sangat sensitif, perlu dikoreksi berulang-ulang, sebelum melakukan perekaman. Video klip yang berdurasi sekitar 4 menit ini merupakan video kedua. Tahun lalu telah menelorkan video klip dengan judul lagu Tebar Kedamaian. *k16

Komentar