nusabali

Polisi Bekuk 4 Pencuri Berjaringan

  • www.nusabali.com-polisi-bekuk-4-pencuri-berjaringan

Keempat pelaku mencuri sepeda motor, ayam aduan, onderdil motor, dan menjambret. 

SINGARAJA, NusaBali
Jajaran Polsek Kota Singaraja, Buleleng, Minggu (18/4) petang, mengamankan empat pelaku pencurian pelbagai jenis barang. Mereka dari Banjar Njung Sanghyang, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Buleleng. 

Keempat pelaku tidak hanya mencuri sepeda motor, namun juga ayam aduan, onderdil motor, dan menjambret.  Penangkapan empat pelaku berawal dari laporan Ketut Sumada, warga Dusun Galiran, Desa Baktiseraga, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Minggu (18/4) sekitar pukul 14.50 Wita. Korban mengaku kehilangan ayam aduan bulu hijau, kerugian sekitar Rp 250.000. “Mulai dari penindakan laporan yang termasuk kasus kecil, kami bisa mengungkap beberapa kasus lain yang dilakukan empat pelaku,” ujar Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Nyoman Suarnata, Senin (19/4).

Dari keterangan korban, polisi mendapatkan ciri-ciri pelaku, antara lain perawakan agak pendek dan gemuk, berbaju kaos hitam dan mengendarai sepeda motor Vario hitam. Berbekel keterangan tersebut, polisi menindaklanjutinya, sehingga pelaku, Komang AJ,15, warga Dusun Enjung Sanghyang, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, berhasil diamankan di rumahnya pukul 21.20 Wita.

Pelaku mengaku mencuri ayam korban, Ketut Sumada, dan mencuri beberapa unit sepeda motor di beberapa TKP. Pencurian sepeda motor pertama di Banjar Tega, Desa/Kecamatan Banjar, Buleleng. Ia mengambil sepeda motor jenis Supra yang tidak diketahui nomor polisinya. Saat itu ia beraksi bersama temannya dari dusun dan desa yang sama, Komang AP,16. Hasil curian dijual kepada Jangkrik, di Desa Anturan, Buleleng, Rp 700.000. “Kami sempat mencari Jangkrik, tapi saat ini sepeda motor tersebut telah berpindah tangan dan sedang kami coba temukan,” imbuh Suarnata. 

Selain itu pelaku Komang AJ, juga mengaku telah mencuri sepeda motor Yamaha FU 150 di Desa Baktiseraga, bersama Kadek Agus Pranata, 22, warga Dusun Njung Sanghyang, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Buleleng.

Hasil pencurian kedua tersebut, kemudian dipreteli oleh Kadek Agus Pranata, dan dicari onderdilnya. Sedangkan kerangka sepeda motor tersebut di buang di hutan sekitar wilayah Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Buleleng. Ia juga mencuri sepeda motor Honda Beat DK 7201 VU di Jalan Sahadewa, Singaraja, Buleleng, milik Gede Sedana Artayasa. Sepeda motor tersebut memang belum digadai atau dijual, tapi disimpan di rumahnya.

Ketiga pelaku juga mengaku sempat mencuri onderdil sepeda motor berupa peleng lengkap dengan bannya, di sebuah bengkel di Desa Pemaron, beberapa waktu lalu. Dari pengakuan pelaku Komang AJ, ada satu nama lagi yang terseret yakni Putu Ariyasa, 17, juga warga satu dusun.

Ariyasa mengaku ikut mencuri ayam di Baktiseraga bersama Komang AJ. Selain itu, ia menjambret di beberapa lokasi di wilayah Buleleng. Dari sejumlah kasus yang dilakukan keempat pelaku, sudah termasuk aksi yang sangat memprihatinkan. “Kami saat ini masih mengejar empat pelaku lain yang merupakan jaringan pelaku Komang AJ ini,” kata Kompol Suarnata. 

Pihaknya menyarankan kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati. Apalagi pelaku tindak kriminal saat ini banyak yang masih di bawah umur. Kepada para orang tua diminta untuk bersama-sama mengawasi anak-anak mereka. Salah satunya dengan membatasi jam malam, hingga dapat meminimalisir potensi tindakan kriminal. Sampai saat ini, keempat pelaku diserahkan ke wilayah hukum masing-masing. Pelaku yang masih di bawah umur, akan diserahkan kepada Balai Pemasyarakatan (Bapas) untuk mendapatkan pendampingan. Sedangkan untuk pelaku lainnya dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. 7 k23

Komentar