nusabali

Presiden Bank Dunia Apresiasi Persiapan Indonesia

  • www.nusabali.com-presiden-bank-dunia-apresiasi-persiapan-indonesia

Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim memberi apresiasi atas persiapan Indonesia menyambut perhelatan Annual Meeting International Monetary Fund (IMF) World Bank yang digelar 8-14 Oktober mendatang.

MANGUPURA, NusaBali
Jim Yong Kim sangat yakin pertemuan akbar yang akan dihadiri oleh ribuan delegasi dari seratusan negara yang akan digelar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kecamatan Kuta Selatan, Badung, ini dapat terselenggara dengan sangat baik. Hal ini diungkapkan Jim Yong Kim saat meninjau kesiapan objek Garuda Wisnu Kencana (GWK), di Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kamis (5/7).

Jim Yong Kim tiba di GWK pukul 14.30 Wita, didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman yang juga Ketua Panitia Pelaksana Sidang Tahunan IMF – World Bank Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Desa dan PDTT Eko Putro Sandjojo, dan Kapolda Bali Irjen Pol Drs Petrus Reinhard Golose.

Dimintai komentarnya terkait persiapan Indonesia menyambut IMF – World Bank, dia mengatakan sangat percaya kepada Indonesia. “Untuk pelaksanaan IMF, saya sangat percaya akan kemampuan dan juga kapabilitas pemerintah Indonesia. Kami merasa hal ini sangat menguntukngkan kedua belah pihak. Dan akan menjadi suatu hal yang berjalan dengan baik, dan kami sangat percaya bahwa itu akan berjalan dengan baik nanti,” tuturnya.

Keyakinan dan kepercayaan ini muncul setelah melihat persiapan fasilitas dari Indonesia dalam menyambut pertemuan IMF mendatang. Dia juga apresiasi upaya dari Indonesia yang telah mempersiapkan GWK sebagai salah satu tempat yang akan dikunjungi nanti. Bahkan dia tak menyembunyikan kekagumannya dengan mengatakan patung ‘GWK ini sangat agung sekali’.

“Saya memahami proyek ini adalah proyek yang sudah dimulai sejak lama dan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikannya. GWK ini sangat agung sekali. Kami nanti akan membawa banyak pimpinan negara untuk bersantap malam di sini. Itu akan menjadi suatu acara yang luar biasa,” ungkapnya.

Ditanya terkait kondisi Gunung Agung yang saat ini sedang erupsi, dia mengatakan semua orang tak ada yang bisa memperkirakan dengan pasti apa yang akan terjadi. Dia sangat percaya dan yakni acara IMF nanti akan berlanmgsung dengan baik.

Menko Luhut Binsar Panjaitan mengatakan kedatangan Presiden Kim kunjungan utama sebenarnya adalah menghadiri program penanggulangan stunting (gizi buruk) yang digelar di Istana Bogor. Stunting merupakan salah satu masalah yang menjadi perhatian bank dunia.

Ditanya terkait persiapan dan langkah-langakh yang ditempuh jika terjadi erupsi Gunung Agung yang dapat mengganggu jalannya IMF, Luhut mengaku telah melakukan persiapan. Dia telah berkoordinasi dengan kepala vulkanologi. Dimana dari hasil analisa sangat kecil kemungkinan saat itu nanti Gunung Agung meletus. Erupsi yang terjadi saat ini adalah sifatnya skala kecil. Apa yang terjadi saat ini adalah lumrah.

“Menyangkut masalah Gunung Agung kalaupun terjadi erupsi yang seperti tahun 1963 —yang sangat kecil kemungkinan terjadi— itu efeknya hanya radius 10 – 12 kilometer. Kebetulan Oktober nanti menurut prakiraan cuaca selama 10 tahun terakhir angin bertiup ke timur. Jadi tak ada yang dikhawatirkan. Ini butuh dukungan doa dari kita semua,” ungkap Luhut.

Pertemuan tahunan IMF–World Bank akan diikuti sekitar 15.000-an peserta itu terdiri dari para Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan dari 189 negara, sektor swasta, investor, LSM, akademisi, dan kalangan media. *p 

Komentar