nusabali

DPRD Bali Minta Bawaslu Kawal Pemilu Secara Profesional

  • www.nusabali.com-dprd-bali-minta-bawaslu-kawal-pemilu-secara-profesional

DPRD Bali berharap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali melakukan pengawasan dan pengawalan proses pemilu secara jurdil (jujur dan adil) serta transparan dan demokratis. 

DENPASAR, NusaBali
Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama usai menerima audensi Bawaslu Provinsi Bali, di Kantor DPRD Bali, Jumat (6/10) siang kemarin. 

Adi Wiryatama mengatakan, Bawaslu adalah lembaga yang sangat strategis perannya dalam kepemiluan dan demokrasi di Indonesia. Bawaslu diharapkan menjaga profesionalisme dalam mengawal pesta demokrasi di Indonesia. “Bawaslu punya peran strategis, sehingga kita berharap banyak supaya Bawaslu profesiolismenya terjaga dan bisa mengawal dan lahir pemimpin yang berkualitas,” ujar mantan Bupati Tabanan dua periode ini. 

Audiensi Bawaslu Bali dengan DPRD Bali dalam rangka pelaksanaan tugas-tugas Bawaslu menghadapi pelaksanaan kegiatan kepemiluan yang semakin dekat, mulai Pilkada serentak 2018, Pileg dan Pilpres 2019.  Selain Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama hadir mendampingi Wakil Ketua Nyoman Sugawa Korry, Ketua Komisi I Ketut Tama Tenaya, dan anggota Komisi I Nyoman Adnyana. 

Sementara itu, Ketua Bawaslu Bali Ketut Rudia dalam audiensi kemarin menyampaikan terima kasih atas support dan dukungan DPRD Bali selama ini, sehingga bisa terealisasi anggaran Bawaslu sebesar Rp 62 miliar lebih dalam pelaksanaan Pilkada serentak tahun depan (2018). “Kami menyampaikan terimakasih atas dukungan DPRD Bali sehingga dana Rp 62 miliar bisa terealisasi,” ujar Rudia.

Pihak Bawaslu juga menyampaikan kesiapan dalam pelaksanaan tugas dalam menghadapi Pilkada tahun 2018 dan Pileg tahun 2019. “Secara kelembagaan dan kesiapan petugas, sudah siap. Panwaslu Kabupaten/ Kota sudah terbentuk, bahkan sudah mulai bekerja, melakukan pengawasan dalam setiap tahapan yang ada,” ujar Rudia

Khusus dalam persiapan pileg, menurut Rudia dalam waktu dekat dilakukan verifikasi dan pendaftaran Parpol termasuk calon-calonnya. “Beberapa kendala yang dihadapi diantaranya yang paling urgent terkait sarana prasarana gedung (ruang rapat) untuk pelaksanaan sidang jika ada sengketa. Kami tetap berharap dukungan dari DPRD Bali,” kata mantan Ketua Panwaslu Buleleng ini. 

Sementara Adi Wiryatama kemarin memberi apresiasi kinerja Bawaslu Bali yang sudah bagus selama ini. Untuk kekurangan sarana dan prasarana yang dikeluhkan Bawaslu, Adi Wiryatama meminta agar mengajukan surat permohonan kepada Gubernur Bali, untuk memanfaatkan aset gedung milik Pemprov Bali. “Dewan akan memberikan rekomendasi (dukungan) atas permohonan tersebut,” ujar politisi PDIP asal Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan ini. *nat

Komentar