nusabali

Mirna Diduga Dibunuh

  • www.nusabali.com-mirna-diduga-dibunuh

15 gram sianida di kopi Mirna setara dengan 166,67 kali dari dosis yang mematikan.

JAKARTA, NusaBali
Puslabfor Polri memastikan ada racun sianida 15 gram di kopi Wayan Mirna Salihin (27). Di dalam lambung wanita muda tersebut pun ada sianida. Dengan demikian, dugaan perbuatan jahat menguat, termasuk kemungkinan pembunuhan berencana.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol M Iqbal mengatakan, kepastian sianida di tubuh Mirna didapat dari hasil autopsi di pemakaman. Sianida itu dipastikan menjadi penyebab kematian karena ditemukan di sampel kopi dan lambung Mirna. Artinya, ada unsur kesengajaan.

"Ya, ada unsur perbuatan jahat," kata Iqbal saat jumpa pers di kantornya, Minggu (17/1) dilansir detik.

Penyidik belum bisa menyimpulkan siapa pelakunya. Saat ini, proses investigasi masih berjalan. Yang jelas, siapa pun tersangkanya, ada kemungkinan bakal dijerat dengan pasal pembunuhan berencana. "Ya pembunuhan dong, berencana. Kalau itu terbukti," tegasnya.

Polisi sebelumnya sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus ini. Mulai dari pelayan Olivier Cafe di Grand Indonesia, sampai teman-teman Mirna yang ikut minum bersamanya. Mereka adalah Hani dan Jessica. Khusus Jessica, dia tiba lebih dulu di lokasi dan melakukan pemesanan kopi. Polisi sudah menggeledah rumah Jessica dan menyita beberapa barang bukti.
 
Kapuslabfor Polri Brigjen (Pol) Alexander Mandalika mengatakan 90 miligram  per liter saja sudah bisa mematikan, apalagi ini sebanyak 15 gram per liter. Kematian yang disebabkan racun ini bisa sangat cepat yakni hanya hitungan menit. Sehingga sesaat setelah Mirna meminum kopi seruputan pertamanya, dia langsung kejang-kejang dan mulutnya berbusa, hingga akhirnya meninggal.

"Bayangkan saja, 90 mg saja sudah mematikan itu," kata Alexander.

Bila dibandingkan dengan takaran 90 miligram per liter saja sudah mematikan maka kandungan sianida yang mencapai 15 gram per liter di gelas Mirna itu setara dengan 166,67 kali dari dosis yang mematikan. Angka tersebut dengan hitungan 15 gram setara dengan 15.000 miligram dan dibagi 90 miligram dosis yang bisa mematikan. Dalam bentuk cair, sianida sebanyak 15 gram setara dengan satu sendok makan.

Kedahsyatan racun sianida ini juga sempat dirasakan oleh pegawai kafe tempat Mirna minum kopi. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti mengatakan, usai Mirna kejang-kejang dan dibawa ke Rumah Sakit, salah seorang pegawai kafe mencicipi setetes kopi Mirna pegawai tersebut langsung mual dan muntah selama 30 menit.

Menurut ahli forensik dari Fakultas Kedokteran UI, Prof. Dr. dr. Agus Purwadianto racun sianida memiliki ciri berbau seperti buah almond atau apel, bisa berbentuk bubuk, cair atau kristal. Bila dicampurkan ke dalam makanan atau minuman akan berpengaruh pada rasa.
Racun sianida yang masuk ke dalam tubuh akan membuat hemoglobin yang berfungsi mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh akan terganggu. Sianida akan mengikat di hemoglobin sehingga oksigen tidak bisa diserap oleh darah dan akan mengalami sesak nafas karena seluruh tubuh kekurangan oksigen.

Gejalanya orang yang terkena racun ini mulai dari kejang-kejang, muntah, sesak nafas hingga lemas. Dan dalam hitungan menit, 4 sampai 15 menit, zat ini bisa menyebabkan seseorang meninggal karena kekurangan oksigen.  "Bilangan menit itu sudah meninggal," katanya. 7

Komentar