nusabali

Luar Biasa! Nyaris 100 Ogoh-Ogoh Mini Ikuti Lomba se-Lombok

  • www.nusabali.com-luar-biasa-nyaris-100-ogoh-ogoh-mini-ikuti-lomba-se-lombok
  • www.nusabali.com-luar-biasa-nyaris-100-ogoh-ogoh-mini-ikuti-lomba-se-lombok

MATARAM, NusaBali.com - Tak mau kalah dengan Yowana Bali, para pemuda Hindu di Lombok menggelar Lomba Ogoh-Ogoh Mini se-Lombok pada hari Minggu (7/4/2024) di Taman Mayura, Mataram. Acara ini digagas oleh Aliansi Pemuda Hindu Lombok yang diketuai oleh I Nyoman Loji Sagita.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 92 ogoh-ogoh mini adu keindahan di Taman Mayura. Seni ogoh-ogoh ini pun mampu menyedot antusias masyarakat Lombok untuk menyaksikan hampir 100 karya yang dipajang.

Jumlah peserta terdaftar semestinya mencapai 96 ogoh-ogoh mini, namun 4 di antaranya mengalami kendala teknis sehingga terpaksa mundur.

Lomba ini diikuti oleh  peserta se-Lombok di antaranya Lombok Barat, Lombak Tengah, Lombok Utara dan Kota Mataram. Hanya Lombok Timur yang tidak mengirimkan perwakilannya.

Mereka menampilkan ogoh-ogoh mini dengan berbagai tema, seperti Bhuta Kala Sungsang, Parasurama Avatara, dan Wilamaka Psupaka.

Menariknya, juri yang dihadirkan dalam lomba ini didatangkan langsung dari Bali, yaitu I Putu Candra Pradhita, I Made Yasa Winangun, dan Dwiaga Yogiswara. Mereka menilai ogoh-ogoh mini berdasarkan estetika, logika, etika, kreativitas, bahan-bahan ramah lingkungan, dan lain-lain.

Tiga juri didatangkan dari Bali untuk menilai lomba ogoh-ogoh mini se-Lombok.

"Antusias peserta lomba sangat baik dan luar biasa. Ini menunjukkan bahwa ogoh-ogoh mini di Lombok semakin berkembang," kata I Made Yasa Winangun alias Keju Juwhat, salah satu juri.

"Kriteria yang harus diperhatikan oleh peserta sama seperti di Bali. Kami ingin ogoh-ogoh mini di Lombok juga memiliki kualitas yang tinggi," imbuhnya.

Dewa Gede Wira Dharma, Ketua Panitia, mengatakan bahwa lomba ogoh-ogoh mini ini merupakan program tahunan yang sudah terlaksana untuk ketiga kalinya.

"Tujuan event ini untuk mewadahi kreativitas anak muda, khususnya pegiat seni ogoh-ogoh mini di Lombok," kata Dewa Gede.

"Semoga event ini bisa menjadi wadah bagi anak muda di Lombok dan berharap ke depannya kegiatan seni ini terus bertambah, karena kemampuan membuat ogoh-ogoh harus dikembangkan," imbuhnya.

Lomba Ogoh-ogoh Mini se-Lombok ini diharapkan dapat menjadi ajang bagi para seniman muda Hindu di Lombok untuk menunjukkan kreativitas mereka. Selain itu, lomba ini juga diharapkan dapat menarik minat wisatawan untuk datang ke Lombok. *m03

Daftar Juara Lomba Ogoh-ogoh Mini se-Lombok:
  1. Incan - Bhuta Kala Sungsang
  2. STT Gajah Mada - Parasurama Avatara
  3. Agus Olo - Wilamaka Psupaka
  4. I Made Angga - Janaki Kepandung Prabu Dasa
  5. Komang Gunarta - Kumbakarna Pejah Amurti Ratu
  6. Putu Artha - Raja Hidimba

Komentar