nusabali

Operasi Cipkon Agung Atensi Kejadian Kriminalitas

  • www.nusabali.com-operasi-cipkon-agung-atensi-kejadian-kriminalitas

SINGARAJA, NusaBali - Jajaran Polres Buleleng menggelar operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Agung selama 16 hari pada bulan Ramadan 1445 Hijriah tahun 2024.

Pada operasi kali ini, aparat kepolisian memberikan perhatian khusus pada kejadian kriminal. Pemetaan potensi gangguan pun menjadi atensi untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Operasi tersebut diawali dengan apel gelar pasukan pada Rabu (13/3) di halaman Mapolres Buleleng. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi. Dalam apel tersebut, perwira asal Desa Patemon, Kecamatan Seririt ini, memberikan beberapa arahan dan penekanan pada personelnya terkait Operasi Cipkon Agung 2024.

AKBP Widwan menyampaikan, hingga pertengahan Maret 2024 ini, terjadi delapan kejadian kriminalitas yang menonjol. Di antaranya peristiwa perkelahian, pengeroyokan, pencurian dan gangguan keamanan yang lainnya. Ia menegaskan, kejadian tersebut perlu diperhatikan serius. Sehingga tidak berkembang meresahkan masyarakat.

Berkaca pada maraknya kasus kriminalitas tersebut, Polres Buleleng menggelar Operasi Cipkon Agung 2024. Operasi ini digelar selama 16 hari mulai tanggal 13 Maret 2024 hingga 26 Maret 2024. Beberapa jenis kegiatan detensi dini dan deteksi aksi terhadap gangguan keamanan dan ketertiban akan dilakukan petugas kepolisian selama operasi.

“Kami akan melakukan deteksi dini dan deteksi aksi dengan melakukan pembinaan masyarakat, patroli dan razia pemeriksaan terbatas pada tempat-tempat rawan gangguan, serta melaksanakan penegakan hukum terhadap para pelaku kriminalitas,” ujar AKBP Widwan.

Polres Buleleng mengerahkan 36 personel dalam operasi tersebut dan diperkuat dengan personel di sepuluh Polsek jajaran. Personel yang terlibat operasi ditekankan agar meningkatkan kegiatan deteksi dini, pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat. Serta memperkuat kerja sama dengan instansi terkait.

“Melalui operasi ini, diharapkan kita mampu menurunkan kasus gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan situasi aman dan kondusif,” lanjut AKBP Widwan.7 mzk

Komentar