nusabali

Intrepid Dorong Diversifikasi dan Keberlanjutan Pariwisata di Indonesia

  • www.nusabali.com-intrepid-dorong-diversifikasi-dan-keberlanjutan-pariwisata-di-indonesia

DENPASAR, NusaBali.com - Darrell Wade, pendiri dan CEO agen wisata petualangan ternama Intrepid, melakukan kunjungan ke Indonesia untuk menekankan pentingnya pertumbuhan pariwisata berkelanjutan dan diversifikasi di seluruh Nusantara.

Wade, tokoh pariwisata dunia yang dihormati, memimpin Intrepid, perusahaan bersertifikasi B Corp yang berkomitmen pada misi kepedulian lingkungan selama 20 tahun. Dalam kunjungannya, Wade mensosialisasikan potensi pariwisata berkelanjutan kepada timnya dan para pemangku kepentingan di Bali.

Tahun 2023, Intrepid membawa 3.000 wisatawannya menjelajahi Nusantara dengan gaya wisata yang bersahaja, berinteraksi dengan masyarakat lokal, mencicipi masakan daerah, dan menjelajah pelosok yang otentik. Akomodasi yang ditawarkan pun bukan hotel yang memiliki jarigan internasional, melainkan akomodasi lokal dengan kekhasannya.

“Peminat jenis wisata minat khusus itu, selama beberapa tahun terus menjadi tren dari pasar premium misalnya Amerika Serikat, Kanada, Australia, Inggris dan negara-negara di Eropa,” ungkap Wade di Denpasar, Rabu (6/3/2024).

Diversifikasi Destinasi Wisata dan Manfaat bagi Masyarakat Lokal

Wade meluncurkan paket wisata baru yang mendiversifikasikan manfaat bagi wisatawan dan masyarakat lokal. Paket ekspedisi ke Kalimantan dan Flores menjadi favorit para petualang Intrepid. Paket wisata ke Sulawesi dan wisata berlayar ke Raja Ampat juga sedang dirintis.

"Dengan menjangkau daerah yang belum tersentuh, kami tetap konsisten beroperasional secara bertanggung jawab, menghormati ekosistem alam dan budaya," kata Wade.

Kunjungan Wade merupakan bagian dari Strategi 2030 Intrepid, yang menargetkan 600.000 konsumen, pendapatan USD1.3 miliar, dan kontribusi 1 persen pendapatan untuk Inisiatif Tujuan. Intrepid ingin memperkuat integrasi vertikal, memperluas jangkauan di negara kunci seperti Indonesia, dan mendukung inisiatif pemerintah dalam menjawab perubahan iklim.

Yayasan Intrepid telah bekerja sama dengan The Coral Triangle Center (CTC) sejak 2002 untuk merestorasi terumbu karang di Nusa Penida MPA. "Yayasan Intrepid dengan bangga mendukung proyek CTC untuk memperluas kawasan restorasi di Nusa Penida MPA, serta memperbanyak penanaman terumbu karang," kata Wade.

Intrepid percaya bahwa pertumbuhan usaha harus sejalan dengan dampak positif terhadap masyarakat dan alam. Sebagai perusahaan bersertifikasi B Corp, Intrepid mendorong keselarasan ini sebagai kunci prioritas untuk semua bisnis di Indonesia dan dunia.

Komentar