nusabali

Minim Saksi dan CCTV, Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Pembuang Bayi

  • www.nusabali.com-minim-saksi-dan-cctv-polisi-kesulitan-ungkap-pelaku-pembuang-bayi

SINGARAJA, NusaBali - Peristiwa penemuan sejumlah organ tubuh bayi yang menggegerkan warga di Pantai Desa Kalianget, Kecamatan Seririt, Buleleng, yang terjadi pada Sabtu (20/1) lalu masih abu-abu. Hingga saat ini polisi masih kesulitan mendapatkan petunjuk untuk bisa mengungkap pelaku yang diduga membuang bayi malang tersebut.

Kasat Reskrim AKP Arung Wiratama mengakui, kesulitan yang dialami dalam pengungkapan kasus tersebut tidak adanya saksi mata yang melihat persis kejadian pembuangan bayi itu. Selain itu, tidak ada kamera CCTV yang mengarah ke lokasi kejadian. Polisi pun kesulitan menghimpun ciri-ciri ataupun identitas dari pelaku.

Namun ia menegaskan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk menemukan pelaku ataupun ibu kandung dari bayi malang tersebut. Sejauh ini sebanyak tiga orang saksi, sepuluh orang bidan di wilayah Kecamatan Seririt, telah dimintai keterangan.

“Beberapa CCTV yang kita cek, mulai dari toko ruko, rumah warga tidak ada yang menyorot jalur tersebut. Kami juga sudah minta data dari 10 orang bidan maupun di puskesmas dan rumah sakit yang ada di wilayah Kecamatan Seririt. Kami minta data bayi baru lahir serta orang tuanya,” ujarnya, ditemui Senin (5/1) di Mapolres Buleleng.
 
Kata AKP Arung, dari pemeriksaan awal yang dilakukan pada organ kaki yang ditemukan, potongan tersebut terlihat rapi. Namun organ tubuh hingga kepala bayi belum ditemukan kendati polisi telah beberapa kali menyisir TKP. “Sementara dari kasat mata potongan itu rapi. Kami belum bisa pastikan itu ulah profesional atau amatir,” kata dia.
 
Untuk mengungkap kasus ini, Polres Buleleng telah membentuk tim khusus. Tim itu terdiri dari jajaran di Polsek Seririt serta Buser Polres Buleleng.

Diberitakan sebelumnya, warga di Banjar Dinas Alas Arum, Desa Kalianget, Kecamatan Seririt, Buleleng dihebohkan dengan penemuan organ bayi, Sabtu (20/1) pagi. Organ bayi itu bahkan ditemukan pertama kali dalam kondisi tengah dikoyak anjing oleh Made Surtikanti, 44, dan Wayan Gelis, 60. 7 mzk

Komentar