nusabali

111 LKS dan 21 Panti Asuhan Telah Terdaftar di Dinas Sosial Kota Denpasar

  • www.nusabali.com-111-lks-dan-21-panti-asuhan-telah-terdaftar-di-dinas-sosial-kota-denpasar

DENPASAR, NusaBali.com - Untuk menangani permasalahan sosial yang sangat kompleks, Dinas Sosial Kota Denpasar selalu terbuka bekerjasama dengan berbagai pihak eksternal yang memiliki perhatian khusus terhadap berbagai problem sosial yang dihadapi.

Dari data yang diperoleh NusaBali.com per 8 Januari 2024, sebanyak 111 Lembaga Kesejahteraan Sosial (yayasan) dan 21 panti asuhan, telah terdaftar dan menjadi anggota binaan Dinas Sosial Kota Denpasar.

“Dinas Sosial adalah pembina, kemudian memberikan rekomendasi terhadap perizinannya,” kata Anak Agung Ngr. Gde Marjaya, Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kota Denpasar, Senin (8/1/2024).

Marjaya menerangkan, Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS)  yang ada ini dalam kapabilitasnya, bergerak dalam berbagai bidang pelayanan sosial. Bidang-bidang itu meliputi, kesejahteraan sosial, pendidikan, keagamaan, kemanusiaan, ekonomi, dan lain sebagainya.

“Mereka (LKS) punya kegiatan beda-beda, ada yang (pelayanan) napza, korban bencana, spesial menangani disabilitas, anak-wanita terlantar, dan lain-lain,” jelas Marjaya.

Menurutnya, kehadiran LKS dan panti asuhan ini, sangat berperan, membantu banyak hal dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat yang tergolong ke dalam kategori pemerlu layanan sosial. “Secara nasional, ada 26 jenis,” kata Marjaya 

“Pemerintah tidak akan mungkin, menyelesaikan begitu kompleksnya permasalahan sosial, terutama masalah dananya sangat minim dan sumber daya manusia sangat terbatas,” beber Marjaya.

Salah satu contoh dari peran LKS yang diangkat, adalah terkait bencana kebakaran di TPA Suwung. 

Marjaya membeberkan, dalam upaya memberikan bantuan kepada para korban yang terdampak, dinas sosial tidak bergerak sendiri. Ada banyak keterlibatan lembaga lain yang sudah memberikan layanan sosial kepada para korban.

“Setiap hari, kita membutuhkan 1.200 bungkus makanan selama bencana tersebut,” kata Marjaya.

Oleh karena itu, Marjaya mengajak semua lapisan masyarakat, baik itu secara kelompok maupun perorangan untuk ikut ambil bagian dengan caranya masing-masing, membantu sesama kita yang membutuhkan pelayanan sebagaimana yang dijabarkan di atas.  *ol4

Komentar