nusabali

Usai ‘Ceraikan’ Praveen, Melati Momong Bobby dan Langsung Juara

  • www.nusabali.com-usai-ceraikan-praveen-melati-momong-bobby-dan-langsung-juara

JAKARTA, NusaBali - Pemain ganda campuran Indonesia Melati Daeva Oktavianti akhirnya berpisah dengan duet lamanya, Praveen Jordan. Usai ‘cerai’ dengan Praveen Melati menjelaskan tantangan terberatnya saat momong pasangan barunya, Bobby Setiabudi.

Ya, belum lama ini Melati dipastikan berpisah dengan Praveen. Juara All England 2020 itu tak melanjutkan karier sebagai pasangan sejak dipasangkan di Pelatnas PBSI pada 2017. Melati pun mengungkapkan tak ada pesan spesial yang dititipkan oleh Jordan ketika mereka berpisah. Sebab, perpisahan mereka merupakan keputusan bersama setelah hanya sering gugur di babak-babak awal sepanjang tahun ini.

“Karena memang keputusan bersama juga setelah kita berdua diskusi. Kita ngeliat dari enam bulan terakhir, nilainya dari situ, pas pertandingan cuma babak satu atau babak dua, jadi kita yaudahlah mungkin udah waktunya (pisah) kali,” kata Melati, beberapa waktu lalu.

Pemain 29 tahun itu pada akhirnya berpasangan dengan pemain PB Djarum lainnya, Bobby Setiabudi. Mereka pun langsung menjadi juara dalam turnamen debut di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI Perorangan 2023, Sabtu ;alu.

Di final pada Sabtu (23/12) pagi di GOR UNJ, Jakarta, Bobby/Melati, yang mewakili Jawa Tengah, membungkam kompatriot mereka, Akbar Bintang Cahyono/Marsheilla Gischa Islami, dengan skor 21-13 dan 22-20.

Usai pertandingan, Meli -sapaan Melati- mengaku lebih kesulitan berduet dengan Bobby dibanding saat baru dijodohkan dengan Praveen. Pasalnya, Bobby baru banting setir dari sektor tunggal putra ke sektor ganda campuran sehingga membutuhkan adaptasi permainan.

“Lebih susah sih sepertinya apalagi dia dari single ya, dari single ke double kan polanya juga ga gampang, masih banyak buangan-buangan bolanya yang salah, jadi harus banyak belajar juga sih,” ujar pemain kelahiran Serang Banten itu.

Lebih lanjut, Melati mengatakan tantangan terbesarnya setelah berduet dengan Bobby adalah harus merintis kariernya lagi dari bawah. Selain itu, sebagai senior dia akan lebih sering membimbing Bobby sehingga dituntut untuk belajar ngemong.

“Ya tantangan yang paling besar adalah mulai dari bawah lagi. Harus merintis lagi, harus berjuang lagi, harus ekstra kerja keras lagi. Sama lebih belajar untuk ngemong,” kata mantan pemain ranking empat dunia itu mengakhiri. ant

Komentar