nusabali

Nenek 80 Tahun Tewas Membusuk di Dalam Rumahnya

  • www.nusabali.com-nenek-80-tahun-tewas-membusuk-di-dalam-rumahnya

Berdasar hasil pemeriksaan medis RSUD Buleleng, korban Ni Ketut Rijasa diperkiarakan sudah meninggal 5-10 hari sebelum jasadnya ditemukan membusuk di dalam rumah.

Informasi terakhir yang diperoleh pihak rumah sakit dari keluarga satu dadia korban, jenazah Dadong Rijasa akan dititip di RSUD Buleleng hingga 5 Jnauari 2016 besok. Rencananya, jenazah perempuan renta ini akan langsung dikremasi di Yayasan Pengayom Umat Hindu (YPUH) Buleleng. 

Sementara itu, Kepala Lingkungan (Kaling) Sekar Sari, Kelurahan Kampung Baru, I Made Puspa, menyatakan korban Dadong Rijasa sebetulnya bukanlah krama asli di wilayah ini. Korban Dadong Rijasa berasal dari Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Buleleng yang sudah selama 20 tahun terakhir tinggal di Kelurahan Kampung Baru, Kota Singaraja.

Kepada NusaBali, Kaling Made Puspa menyatakan, korbnan Dadong Rijasa tercatat tinggal sebatang kara di rumah tersebut. Hal ini juga sesuai dengan kartu Keluarga (KK) di mana korban tidak memiliki anak kandung maupun suami. Made Puspa tidak tahu secara jelas terkait dengan keluarga Dadong Rijasa, termasuk kabar anak dan menantunya yang tinggal di Jakarta. 

"Selama ini, Bu Ketut Rijasa memang tinggal sendiri. Selama 20 tahun tinggal di sini (kelurahan Kampung Baru), dia sendirian. Kalau ada anaknya yang di Jakarta, saya tidak tahu. Karena selama tinggal disini tidak pernah ada anggota keluarga yang menjenguknya. KK-nya juga sendiri, tidak ada anggota keluarga lain yang tercantum" beber Made Puspa saat ditemui NusaBali di kediamannya di Kelurahan Kampung Baru, tadi malam.

Setahu Made Puspa, korban Dadong Rijasa adalah pensiunan PNS. Almarhum tidak punya anak kandung, meski pernah menikah. Terkait anaknya yang dikabarkan tinggal di Jakarta, itu diduga anak tiri, bukan kandung. 

Menurut Made Puspa, korban Dadong Rijasa diketahui sempat menikah dengan status dimadu (dua istru satu suami). Kemudian, Dadong Rijasa memutuskan bercerai tanpa anak dan tinggal menetap di Kelurahan Kampung Baru. “Almarhum sebetulnya berasal dari Desa Sangsit, Kecamatan Sawan,” katanya. 7 k23

Komentar