nusabali

Pendapatan Sektor Pajak Lampaui Target

  • www.nusabali.com-pendapatan-sektor-pajak-lampaui-target

SINGARAJA, NusaBali - Jelang penghujung tahun 2023, Dinas Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Buleleng dapat bernafas lega. Sebab target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak secara umum sudah melampaui target. Data per 7 Desember 2023, realisasi sektor pajak sudah mencapai 103,01 persen atau Rp 203.078.383.787 dari target Rp 197.135.000.000.

Capaian realisasi tersebut terakumulasi dari 10 sektor pajak. Mulai dari pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak air tanah, hingga pajak mineral bukan logam dan batuan. Sebagian besar jenis pajak ini sudah terealisasi di atas 100 persen. Hanya 2 jenis pajak yang belum maksimal namun sudah bergerak di atas 94 persen.

Kepala BPKPD Buleleng I Gede Sugiartha Widiada, Kamis (7/12), menjelaskan upaya menggenjot PAD dari sektor pajak sudah dimaksimalkan. Bahkan beberapa jenis pajak yang potensial sempat dinaikkan targetnya seperti target pajak hotel dan restoran.

“Untuk pajak daerah kami optimis seluruh jenis pajak bisa mencapai target. Hanya beberapa yang perlu dikejar sampai akhir Desember ini,” terang Sugiartha.

Menurutnya tiga jenis pajak yang belum menyentuh angka 100 persen, diyakini juga dapat melampaui target. Seperti pajak BPHTB yang data terakhir sudah terealisasi 99,97 persen atau Rp 56,98 miliar sebenarnya sudah melampaui target Kamis (7/12) siang kemarin. Hanya saja transaksi terakhir yang nilainya cukup besar belum masuk ke sistem.

Hal serupa juga akan terjadi pada pajak penerangan jalan yang capaiannya baru 95,29 persen atau Rp 42,87 miliar akan melebihi target yang ditetapkan sebesar Rp 45 miliar. Jumlah target yang belum terealisasi akan dipenuhi begitu ada pembayaran pajak penerangan jalan di pertengahan Desember mendatang sebesar Rp 4 miliar.

“Kami tinggal mengejar target pajak reklame yang baru terealisasi 94 persen atau Rp 2,45 miliar dari target Rp 2,6 miliar. Melihat sisa waktu bulan ini kami yakin bisa tercapai,” tegas mantan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng ini. 7k23

Komentar