nusabali

Mobil Ugal-ugalan Bikin Siswa SMP Patah Tulang

  • www.nusabali.com-mobil-ugal-ugalan-bikin-siswa-smp-patah-tulang
  • www.nusabali.com-mobil-ugal-ugalan-bikin-siswa-smp-patah-tulang

NEGARA, NusaBali - I Kadek Merta Pradnya, 14, menjadi korban kecelakaan di Jalan Umum Denpasar-Gilimanuk, Simpang Empat Batuagung, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Jembrana, Kamis (9/11) pagi. Siswa SMP ini mengalami sejumlah luka hingga patah tulang kaki setelah dihantam sebuah mobil yang ugal-ugalan menerobos lampu merah.

Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Ni Putu Meipin Ekayanti mengatakan, kecelakaan itu terjadi pada sekitar pukul 05.45 Wita. Kecelakaan melibatkan mobil Daihatsu Gran Max nopol P 1492 KB yang dikemudikan oleh Moh Rizal Nur Hikmah 25, warga Dusun Krajan, Desa Ajung, Kecamatan Kalisat, Jember, Jawa Timur. Sedangkan korban Merta Pradnya yang merupakan warga Banjar Sawe, Desa Batuagung, mengendarai motor Honda Beat nopol DK 2877 ZL. 

Menurut AKP Meipin, kecelakaan itu berawal dari mobil Gran Max yang melaju dari arah barat ke timur atau dari arah Gilimanuk ke Denpasar. Setiba di tempat kejadian dengan situasi jalan simpang empat yang dikendalikan lampu traffic light, arus lalu lintas sedang dan lampu traffic light dari arah barat sudah menyala merah, mobil Daihatsu Grand Max yang melaju kencang itu tetap tancap gas. 

"Mobil yang dari arah barat menerobos lampu merah. Saat bersamaan dari arah utara ke selatan bergerak motor honda beat nopol DK 2877 ZL yang lampu traffic light sudah menyala hijau sehingga terjadi tabrakan," ujar AKP Meipin.

Begitu dihantam mobil tersebut, korban Merta Pradnya seketika terpental dari motornya. Kemudian mobil yang diduga sempat berusaha dibanting ke kanan, itu juga seketika oleng dan berhenti dengan posisi terguling di sisi selatan jalan. 

Akibat kecelakaan itu, korban Merta Pradnya mengalami sejumlah luka dan dilarikan ke RSU Negara, Jembrana. Selain lecet-lecet dan luka robek pada mata kanan, pelajar kelas IX SMPN 1 Negara itu juga didiagnosis mengalami patah tulang pada kaki kanannya. 

Sebaliknya pengemudi mobil yang memicu kecelakaan itu, Moh Rizal Nur Hikmah, masih selamat dalam kondisi sehat. "Kasusnya masih dalam proses. Pengemudinya masih diperiksa. Kedua kendaraan yang terlibat juga masih diamankan sebagai barang bukti," ucap AKP Meipin. 7ode

Komentar