nusabali

93 Pejabat Eselon III dan IV Pemkab Jembrana Dikocok Ulang

  • www.nusabali.com-93-pejabat-eselon-iii-dan-iv-pemkab-jembrana-dikocok-ulang

NEGARA, NusaBali - Bupati Jembrana I Nengah Tamba melantik dan mengukuhkan sebanyak 320 pejabat pemkab di Gedung Auditorium Jembrana, Jalan Mayo Sugianyar, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, Selasa (29/8).

Dari 320 pejabat itu, ada sebanyak 93 orang pejabat eselon III dan eselon IV yang dilantik karena mutasi. Sementara 227 pejabat lainnya dikukuhkan bertalian penyesuaian Struktural Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Jembrana. 

Sesuai data yang diterima NusaBali, sebanyak 227 pejabat yang dikukuhkan kembali itu, terdiri dari pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) atau pejabat Eselon II sebanyak 23 orang (1 pejabat eselon IIa dan 22 pejabat eselon IIb). Kemudian pejabat Jabatan Administrator atau eselon III sebanyak 79 orang (34 pejabat eselon IIIa dan 45 pejabat eselon IIIb). Sementara untuk pejabat Jabatan Pengawas atau eselon IV yang dikukuhkan kembali sebanyak 125 orang (74 pejabat eselon IVa dan 51 orang pejabat eselon IVb). 

Sedangkan 93 pejabat yang dilantik karena mutasi, terdiri dari 40 orang pejabat Jabatan Administrator atau eselon III dan 53 orang pejabat Jabatan Pengawas atau eselon IV. Untuk pejabat eselon III yang dimutasi itu, ada 9 orang pejabat eselon IIIa dan 31 orang pejabat eselon IIIb. Sementara yang pejabat eselon IV, di antaranya 36 orang pejabat eselon IVa dan 17 orang pejabat eselon IVb.

Ditemui usai acara tersebut, Bupati Tamba mengatakan, pelantikan dan pengukuhan ini dilakukan sesuai SOTK yang baru. Sebagaimana diatur Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Jembrana Nomor 5 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. Hal itu pun telah ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 19, Nomor 20, dan Nomor 21 Tahun 2023 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Setda, Setwan, Inspektorat, Dinas Daerah, serta Badan Daerah.

Menurut Bupati Tamba, penataan kelembagaan perangkat daerah ini, merupakan salah satu fungi mendasar dalam penyelenggaraan pemerintahan. Khususnya mewujudkan pemerintahan yang terstruktur, sistematik, terorganisir, transparan, dan akuntabel sesuai dengan kebutuhan nyata daerah atas dasar tugas dan fungi serta beban tugas. “Kepada pejabat yang dilantik, kita minta ayo semangat untuk memajukan Jembrana. Karena saya sebagai kepala daerah, tidak dapat berjalan sendiri. Harus sama-sama kompak,” ujarnya. 

Disinggung mengenai adanya puluhan pejabat eselon III dan eselon IV yang dimutasi kali ini, Bupati Tamba mengatakan, mutasi ini adalah hal biasa dan hanya upaya penyegaran. Pihaknya membantah kalau mutasi ini adalah mutasi besar-besaran jelang Pemilu 2024. “Ini bukan besar-besaran. Hanya beberapa yang dimutasi. Tidak ada itu (kaitan jelang Pemilu 2024). Paling hanya tuker-tukeran. Yang sudah 5-4 tahun bekerja di satu bidang, ya merasa jenuh. Jadi hanya penyegaran-penyegaran saja,” ucap Bupati asal Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Jembrana ini. 7 ode

Komentar