nusabali

Pemilu, Pangdam Tegaskan Netralitas TNI

Wagub Cok Ace Serahkan Topeng Patih ke Pangdam Lama

  • www.nusabali.com-pemilu-pangdam-tegaskan-netralitas-tni

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Harfendi mengungkapkan saat ini pihaknya tengah menyiapkan personel untuk mengamankan Pemilu serentak tahun 2024

DENPASAR, NusaBali
Mengawali tugasnya sebagai Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Harfendi menegaskan soal posisi TNI saat Pemilu 2024. Menurutnya, netralitas TNI adalah mutlak. Sementara untuk tugas-tugas di wilayah Kodam IX/Udayana, Mayjen Harfendi mengungkapkan tidaklah ringan, apalagi di wilayah Bali-Nusra banyak pertemuan-pertemuan internasional.

"Saya kira kita menghadapi tugas-tugas di Bali ini tidak ringan. Banyak sekali tamu negara yang datang menghadiri pertemuan internasional di Bali-Nusra yang merupakan wilaya teritorial Kodam IX/Udayana. Sementara terkait Pemilu posisi TNI jelas netral. Netralitas TNI adalah mutlak. Tidak ada alasan TNI untuk bermain," tegas Mayjen Harfendi di sela acara pisah sambut di Makodam IX/Udayana, Rabu (23/8) pagi.

Menurutnya, ada tiga hal penting yang dijadikan programnya ke depan. Pertama, melanjutkan program kerja Pangdam sebelumnya. Banyak program yang dijalankan sebelumnya tetapi masih ada yang belum selesai. Kedua, membina kesiapan kesatuan, Batalyon, Kodim, Detasemen, dan lainnya. Ketiga, menyiapkan personel untuk mengamankan Pemilu serentak tahun 2024.

Mayjen Harfendi mengaku senang kembali ditugaskan di Kodam IX/Udayana. Jenderal bintang dua di pundak ini sebelumnya pernah dinas di Kodam IX/Udayana periode 2021-2022 sebagai Kasdam. Kurang lebih 11 bulan meninggalkan Kodam IX/Udayana kini dia balik lagi untuk menduduki kursi jabatan Pangdam.

"Kalau perasaan tentu senang ya, karena saya kembali ke Kodam IX/Udayana. Sebelumnya saya dinas di sini selama 1,5 tahun. Saya tinggalkan selama 11 bulan. Kini kembali lagi jadi Pangdam. Luar biasa. Panggilan Bali itu luar biasa," ungkap lulusan Akademi Militer (Akmil) 1989 ini.

Kedatangan Mayjen Harfendi untuk mulai aktif bekerja sebagai Pangdam IX/Udayana kemarin dilakukan serangkaian upacara yang telah menjadi tradisi. Tiba di depan kesatrian Makodam, Mayjen Harfendi didampingi Ketua Persit KCK PD IX/Udayana Ny Tika Herfendi menerima laporan Dandenmadam IX/Udayana dan penghormatan dari pos jaga serta menerima hormat jajar dari regu jaga. Pada kesempatan itu Kasdam IX/Udayana dan Wakil Ketua Persit KCK PD IX/Udayana mengalungkan bunga dan menyerahkan hand bouquet. Selanjutnya, Pangdam dan Ketua Persit KCK PD IX/Udayana disambut penari Hanoman dan melewati prajurit tradisional Bali-Nusra menuju Pataka Kodam IX/Udayana untuk melaksanakan penciuman Pataka sebagai tradisi telah resmi menjadi Prajurit Praja Raksaka.

Foto: Wagub Cok Ace menyerahkan cinderamata berupa Topeng Patih sebagai kenang-kenangan kepada Mayjen Sonny Aprianto. -IST

Sebelum acara lepas sambut, Pangdam IX/Udayana terlebih dulu melaksanakan exit briefing dan penyerahan memorandum dari Mayjen TNI Sonny Aprianto di Rupatama Syafiudin. Sedangkan, Ketua Persit KCK PD IX/Udayana melaksanakan tradisi pengukuhan dan pelepasan Ibu Raksakarini Sri Sena di Aula Supardi. Mengawali acara lepas sambut yang digelar di Lapangan Apel Makodam, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya sudah tidak asing dengan lingkungan Kodam IX/Udayana. Hal tersebut dikarenakan beberapa waktu lalu beliau pernah menjabat sebagai Kasdam IX/Udayana selama periode 2021-2022.

"Tentunya kami sangat berharap dukungan atau support moral dan hal lainnya dari para Forkopimda wilayah Bali-Nusra maupun tokoh masyarakat. Begitupun juga kepada warga Kodam IX/Udayana, tanpa dukungan dari para anggota semuanya tentunya kami sebagai warga baru tidak akan mungkin dapat melaksanakan tugas secara maksimal," ujar Mayjen Harfendi yang sebelumnya menjabat Koorsahli Panglima TNI ini.

Lebih lanjut Pangdam juga mengucapkan terima kasih kepada pendahulunya Mayjen TNI Sonny Aprianto yang sudah banyak berkarya di Kodam IX/Udayana. Dirinya berjanji akan melanjutkan program-program yang telah ada guna kemajuan Kodam IX/Udayana. Pangdam juga berharap semoga Mayjen TNI Sonny Aprianto dapat dengan sukses melaksanakan tugas kedepan sebagai Asintel Panglima TNI.

Sementara itu, Mayjen TNI Sonny Aprianto dalam kesan dan pesannya mengungkapkan bahwa dirinya merasa bangga karena telah menyelesaikan tugasnya sebagai Pangdam IX/Udayana dengan baik. Diakuinya, bahwa menjadi Pangdam IX/Udayana merupakan suatu kebanggaan, baik bagi pribadi maupun bagi keluarga.

"Saya sangat berterimakasih kepada seluruh prajurit, karena prajurit Udayana mempunyai loyalitas, dedikasi dan integritas yang sangat tinggi. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, sehingga pelaksanaan tugas saya sebagai Pangdam Udayana dapat berjalan dengan baik dan lancar," ungkap Mayjen Sonny.

Usai pelaksanaan seremonial acara lepas sambut dilanjutkan dengan pelaksanaan tradisi pelepasan Mayjen TNI Sonny Aprianto beserta Ny Dinni Sonny Aprianto yang dijemput penari Hanoman dan dituntun melewati barisan Pedang Pora. Kemudian menerima hormat jajar dan penghormatan dari pos jaga, hingga memasuki kendaraan dan meninggalkan Makodam IX/Udayana. Sementara Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) yang menghadiri Acara Pisah Sambut Pangdam IX/Udayana kemarin secara khusus menyerahkan cinderamata berupa Topeng Patih sebagai kenang-kenangan kepada Pangdam IX/Udayana sebelumnya, yakni Mayjen Sonny Aprianto. Guru Besar ISI Denpasar ini menjelaskan bahwa Topeng Patih karya perajin lokal Bali tersebut mempunyai simbol kekuatan dan keteguhan. “Dengan ini saya berharap Mayjen Sonny Aprianto bisa kuat dan teguh membela keadilan di manapun ditugaskan,” imbuhnya.

Wagub juga mengapresiasi kinerja luar biasa dari Mayjen TNI Sonny Aprianto selama ini dalam bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali. Untuk Panglima IX/Udayana yang baru, Penglingsir Puri Ubud ini mengajak untuk terus menjalin kolaborasi demi menjaga pertahanan serta mendukung suksesnya berbagai event internasional di Pulau Dewata. 7 pol, cr78

Komentar