nusabali

Pawaregan Pura Gunung Sari Ambrol

  • www.nusabali.com-pawaregan-pura-gunung-sari-ambrol

AMLAPURA, NusaBali - Pawaregan Pura Pamaksan Gunung Sari di Banjar Geriana Kangin, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Karangasem, Jumat (7/7), ambrol ke lahan sawah, sisi k selatan. Perkiraan kerugian mencapai Rp 50 juta.

"Saya telah lapor ke Perbekel Duda Utara, dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Karangasem, agar dapat perhatian pemerintah, terkait rencana melakukan perbaikan," jelas Kelian Pangempon Pura Pamaksan Gunung Sari I Wayan Rupa, kepada NusaBali, di Banjar Geriana Kangin, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Karangasem, Kamis (13/7).

Selain Pawaregan yang hanyut, juga Panyengker pura, panjang 30 meter dengan tinggi 4 meter, ambles. Sebagian tanahnya juga longsor. Pohon aren di lokasi tumbang bersama senderan.

Para pangempon tengah merehab palinggih di Pura Pamaksan Gunung Sari di Bukit Seming. Rehab telah tuntas. Hanya Candi Bentar dalam pembangunan, semuanya menggunakan bahan batu tabas.

Palinggih yang telah dibangun,  yakni Pasimpenan, Menjangan Seluang, Imas Sari, Imas Catu, Babaturan, Sanggar Agung, Gedong Melanting, Meru Tumpang Tiga, Pangrurah, Sapta Petala, Pangaruman, dan Piyasan. Piodalan di pura ini  setiap 210 hari atau pada Buda Kliwon Pahang.

Meskipun Panyengker ambrol bersama Pawaregan, menurut I Wayan Rupa, tidak mengancam Bale Kulkul yang bagian pondasinya terkikis. "Bale Kulkul masih aman," tambah kelian dari Banjar Perangsari Kelod, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat ini.

Dia berharap pascabencana, pura ini dapat bantuan dari Provinsi Bali melalui BPBD Provinsi Bali. Karena kerugian kira-kira di atas Rp 10 juta. "Jika nantinya cukup anggaran, rencana membangun pondasi dengan teknik cakar ayam, agar panyengker yang jebol tidak terulang," tambah I Wayan Rupa.

Perbekel Duda Utara I Wayan Suarman memaparkan terkait bencana alam menimpa Pura Pamaksan Gunung Sari, pihaknya telah melayangkan laporan ke BPBD Karangasem. "Petugas BPBD telah mengecek ke lokasi, saya juga berharap agar pemerintah membantu perbaikan Pura Pamaksan Gunung Sari," harap Suarman, yang kemarin turut mendampingi Kelian Banjar Geriana Kangin I Wayan Wijaya.

Kata dia, Panyengker pura itu ambrol karena turun hujan lebat sejak beberapa hari terakhir dan struktur tanah labil. Guyuran hujan lebat, struktur tanah jadi basah dan berat.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa mengakui, telah mengecek Pura Pamaksan Gunung Sari ke lokasi. "Kami masih melakukan kajian, seberapa sebenarnya kerugian yang terjadi, untuk mengajukan bantuan ke Provinsi Bali," jelasnya.7k16

Komentar