nusabali

Harga Telur dan Daging Ayam ‘Meroket’

  • www.nusabali.com-harga-telur-dan-daging-ayam-meroket

MANGUPURA, NusaBali - Harga telur ayam ras dan daging ayam ‘meroket’ di sejumlah pasar di Badung dalam seminggu terakhir. Kenaikan harga ini disinyalir dipicu oleh tingginya permintaan serta harga pakan ternak yang meningkat.

Pantauan Dinas Koperasi, UMK, dan Perdagangan (DiskopUMK) Kabupaten Badung pada Selasa (23/5) lalu, sejumlah kebutuhan pokok di pasaran mengalami kenaikan harga. Kenaikan terjadi karena banyaknya permintaan, terlebih hari raya Hindu di Bali beruntun.

Dari data yang diperoleh di DiskopUMK Badung, harga kebutuhan pokok yang meningkat seperti telur ayam ras yang sebelumnya Rp 28.450 per kg, namun kini harganya meningkat menjadi rata-rata Rp 29.550 per kg. Selain harga telur, harga daging ayam juga mengalami peningkatan, dari sebelumnya Rp 38.600 per kg kini meningkat menjadi Rp 40.300 per kg.

Kepala DiskopUMK Badung I Made Widiana, mengakui adanya peningkatan harga kebutuhan pokok terutama telor dan daging ayam. Menurutnya, kenaikan ini dikarenakan selain banyaknya permintaan, juga karena harga pakan ternak yang mulai meningkat.

“Memang ada sejumlah kebutuhan harga yang naik dari hasil pemantauan kita. Jadi setelah kita telusuri dan meminta informasi terkait naiknya harga telur ayam dan daging ayam, ternyata karena harga pakan yang meningkat,” jelas Widiana, Rabu (24/5).

Menurut mantan Camat Kuta Selatan ini, kenaikan harga telur tidak hanya terjadi di Badung, namun juga terjadi di seluruh Bali dan luar daerah. Kendati demikian, saat ini pasokan telur masih dibilang masih stabil, lantaran peternak ayam petelur banyak ada di Bali khusunya Bangli dan Karangasem. “Kita berharap harganya nanti stabil setelah hari raya ini (Pagerwesi, Red) selesai,” harapnya.

Diakui, kenaikan harga tidak hanya terjadi pada dua komoditas saja, namun beberapa komoditas yang lain juga mengalami kenaikan. Seperti halnya harga cabai besar dan cabai merah keriting juga mengalami kenaikan. Harga cabai yang sebelumnya Rp 29.200 per kg kini mencapai Rp 36.950 per kg. “Saat pemantauan yang kita lakukan kemarin, harga cabai merah keriting kembali meningkat dari sebelumnya Rp 35 ribu per kg sampai Rp 36.950 per kg, tapi kini sudah mencapai Rp 38.500 per kg,” sebut Widiana. 7 ind

Komentar