nusabali

Pasar ‘Hidup’, Produk Kerajinan Bangkit Lagi

  • www.nusabali.com-pasar-hidup-produk-kerajinan-bangkit-lagi

DENPASAR, NusaBali - Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bangkit kembali, setelah sempat terpuruk selama dua tahun lebih, akibat pandemi Covid-19. 

Aktivitas masyarakat yang kembali normal, termasuk penyelenggaraan upacara adat dan keagamaan berdampak terhadap permintaan produk UMKM.

Salah satunya produk kerajinan yang mulai bangkit di antaranya produk alas kaki seperti sandal, hingga aksesori. “Astungkara, sudah ada peningkatan dibanding dengan saat pandemi,” ujar Luh Gede Meiyana atau Jenny Meiga, salah seorang perajin sandal hingga aksesoris asal Denpasar, Jumat (19/5).

Menurut Jenny Meiga, kebangkitan UMKM ditandai dengan meningkatnya pemasaran, terutama permintaan produk. “Peningkatan berkisar antara 35-50 persen,” ujar salah satu pelaku UMKM binaan Bank Indonesia di Provinsi Bali.

Pada saat pandemi Covid-19, kata Jenny Meiga, permintaan sangat sedikit sekali. “Sedikit sekali, bisa dikatakan kosong,” ujarnya.

Namun, kini situasinya sudah membaik. Permintaan semakin ramai. Terutama pesanan-pesanan barang yang dipakai dalam kepentingan upacara adat dan keagamaan. Di antaranya upacara perkawinan, hingga kegiatan lomba seperti paduan suara. “Seperti kemarin, kami dapat pesanan dari Denpasar dan Buleleng,” ucap Jenny Meiga.

Penawaran dan kerja sama untuk pengadaan produk dari kelompok-kelompok atau paguyuban, maupun komunitas, serta penghobi juga ada. “Di antaranya dari Gianyar, pengadaan sepatu boots,” ujarnya. 7 K17

Komentar