nusabali

Generasi Milenial ‘Kuasai’ Pasar Saham di Bali

  • www.nusabali.com-generasi-milenial-kuasai-pasar-saham-di-bali

DENPASAR, NusaBali - Kalangan generasi muda, rentang usia 18-25 tahun yang merupakan generasi ‘milenial’ menguasai pasar saham di Bali. Hal tersebut berdasarkan klasifikasi umur investor saham di ‘pulau dewata’, dimana kelompok usia muda tersebut paling banyak berinvestasi di pasar saham. Share-nya 33 persen.

Disusul kelompok usa 26-30 tahun dan 31-40  tahun, keduanya share-nya 24 persen.  Sementara usia 41-100  tahun hanya 19 persen. Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Bali I Gusti Agus Andiyasa menyampaikan Selasa(16/5).

Hal tersebut disampaikan Gusti  Andiyasa, ketika dikonfirmasi kondisi pasar modal, setelah pandemi mereda dan perekonomian Bali semakin pulih.

“Pada April 2023 jumlah investor pasar modal secara keseluruhan(saham, obligasi, reksadana dan produk turunannya) di Bali sebanyak 202.027 investor,” jelasnya. Dengan kata lain bertumbuh 100.084  investor baru atau 52 persen.

Khusus untuk pasar saham, pada bulan April investor saham di Bali sebanyak 99.521 investor. Berdasarkan pekerjaan, pegawai atau karyawan swasta yang paling banyak ‘berani’ berinvestasi. Sharing-nya 41 persen. Sharing terkecil, adalah guru  hanya 1,4 persen.

Sementara berdasarkan wilayah atau demografi-nya, investor pasar modal didominasi asal Denpasar yakni 39,2 persen. Disusul Badug 18,5 persen, Gianyar 9,7 persen pada posisi ketiga.

“Jumlah investor saham di Bali pada Aprl 2023  sebanyak 99.521  investor atau bertumbuh sebesar 4.770 investor,”  ujar Gusti  Andiyasa k17.

Komentar