nusabali

I Putu Denio Pranatha Ramananda Ingin Kuliah di ITB Jurusan Astronomi

  • www.nusabali.com-i-putu-denio-pranatha-ramananda-ingin-kuliah-di-itb-jurusan-astronomi

Peraih nilai murni tertinggi ujian nasional (UN) tingkat SMP di Provinsi Bali I Putu Denio Pranatha Ramananda mengaku tidak pernah menjadi juara umum di SMP.

Siswa SMPN 1 Kuta Peraih Nilai UN SMP Tertinggi Se–Bali  

MANGUPURA, NusaBali
Dia tidak menyukai semua mata pelajaran. Tetapi dia menguasai semua mata pelajaran yang diujikan dalam ujian nasional. Penguasaannya itu mengantarnya meraih nilai total 388,0, nilai tertinggi UN SMP se–Bali tahun ajaran 2016/2017.

Denio mengaku awalnya tak yakin bisa mengukir prestasi mendapatkan nilai tertinggi UN SMP tahun ajaran 2016/1017 Provinsi Bali. Dirinya merasa tak percaya diri dengan raihan prestasinya itu karena pada saat UN yang lalu soalnya sangat sulit. Soal yang paling sulit menurutnya adalah bahasa Inggris. Denio mengatakan banyak soal bahasa Inggris yang sama sekali tak ada pada buku kisi-kisi soal yang dipelajarinya sebelum UN.

“Sebelum pengumuman ini saya merasa percaya diri dapat meraih prestasi, namun bercampur dengan perasaan tidak yakin bisa menjadi tertinggi se-Bali,” ucap Denio saat ditemui di SMPN I Kuta, Jumat (2/6).

Menurutnya, soal UN kali ini jauh lebih susah dibanding tahun lalu. Dan soal yang paling sulit adalah bahasa Inggris. Dari kisi-kisi soal yang dipelajarinya ada yang tak keluar. Mata pelajaran lain juga ada yang seperti itu namun dia bisa mengakalinya. Misalnya matematika, dia masih bisa mengerjakannya. “Kalau bahasa Inggris kadang kewalahannya tak bisa memahami soal karena tak mengetahui maksud dan arti kalimatnya. Mata pelajaran yang paling saya sukai adalah matematika,” kata putra pasangan I Ketut Neta dan Ni Wayan Parwitri, ini.  

Denio mengaku belajar seperti biasanya namun dengan disiplin dan tekun. Pada saat menghadapi USBN dia belajar dengan porsi yang tinggi. Karena semua pelajaran harus dipelajari. Tetapi setelah USBN selesai, dirinya fokus dan total mempelajari mata pelajaran UN. Denio mengaku lebih senang membaca novel ketimbang buku pelajaran untuk mengisi waktu senggangnya.

“Selama SMP saya tak pernah juara umum. Tapi kalau juara kelas pernah saya raih. Saya sadar dengan itu karena saya tak menyukai semua mata pelajaran. Kemampuan saya hanya pada mata pelajaran UN saja, terutama matematika. Makanya saya memanfaatkan kesempatan dan berusaha sebaik mungkin di UN ini. Saya ingin kuliah di ITB (Institut Teknologi Bandung) mengambil jurusan astronomi,” imbuh anak pertama dari tiga bersaudara.

Kepala SMP Negeri I Kuta I Gusti Agung Rai Satanaya mengaku bangga dan senang atas raihan prestasi peserta didiknya. Menurutnya Denio merupakan salah satu siswa teladan berprestasi di sekolahnya.

Berbagai prestasi yang diraih oleh Denio, juara I siswa berprestasi se-Kabupaten Badung, juara II lomba cipta baca puisi putra tingkat provinsi, juara I lomba MIPA di SMP Santo Yosef,  juara I lomba matematika logika yang digelar di SMAN I Denpaar, dan juara I lomba cerdas cermat di JB School pada 2016.

“Sebagai guru yang mendidiknya saya sangat bangga dengan raihan prestasi Denio. Dia memang siswa yang banyak prestasi. Jumlah nilai UN yang didapatkannya adalah 388,0. Mata pelajaran bahasa Indonesia 92,0, bahasa Inggris 96,0, Matematika 100,0, dan IPA 100,0,” tuturnya.

Santanaya mengaku sekolahnya bukan kali ini saja mendaptakan predikat peraih nilai UN tertinggi di Bali. Pada tahun ajaran 2013/2014 sekolahnya meraih prestasi yang sama. “Selama saya menjadi kepala sekolah di sini, ini yang kedua kali meraih predikat seperti ini. Pada tahun ajaran 2013/2014 siswi kami atas nama Nanami Krisna Santi yang meraih prestasi ini. Kini dia telah masuk di Fakultas Kedokteran UGM.

Santanaya berpesan kepada semua siswa untuk mencintai pilihan. Jangan sampai pilihan membuat diri terbebani. “Saya sering berpesan kepada siswa siswi saya untuk mencintai pilihan. Jika pilihan itu bisa menghasilkan pekerjaan maka cintailah pekerjaan itu. Love your job,” ujarnya. *cr64

Komentar