nusabali

Bupati Eka Wiryastuti Didaulat Baca Surat Kartini

  • www.nusabali.com-bupati-eka-wiryastuti-didaulat-baca-surat-kartini

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti diundang menjadi tamu kehormatan dalam acara ‘Pentas Panggung Para Perempuan Kartini’ yang digelar BI di Muesum Bank Indonesia, Jakarta Pusat

Tampil Bareng dengan 5 Menteri Perempuan dan Kepala Daerah Srikandi

TABANAN, NusaBali
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menjadi tamu kehormatan dalam acara ‘Pentas Panggung Para Perempuan Kartini’ di Muesum Bank Indonesia, Kawasan Kota Tua, Jakarta Pusat, Selasa (11/4). Dalam acara yang digelar Bank Indonesia (BI) dan salah satu media nasional untuk menyambut Hari Kartini tersebut, Bupati Eka Wiryastuti didaulat bacakan surat Raden Ajeng Kartini bersama sejumlah menteri perempuan.

Para menteri Srikandi yang terlibat di ‘Pentas Panggung Para Perempuan Kartini’ hari itu masing-masing Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, dan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi. Selain mereka, sejumlah kepala daerah perempuan juga ikut tampil, seperti Bupati Nunukan (Kalimantan Utara) Asmin Laura Hafid dan Bupati Pandeglang (Provinsi Banten) Irna Narulita. Dari kalangan artis, tampil antara lain Happy Salma (menantu dari tokph Puri Agung Ubud Tjokorda Raka Kerthyasa alias Cok Ibah), Christine Hakim, Dian Sastro Wardoyo, Raline Syah, Maudy Ayunda, Nazwa Sihab, dan Chelsea Islan.

Bupati Eka Wiryastuti sendiri membacakan surat Kartini yang ditujukan kepada Tuan Abendanon, seorang amtenar di Hindia Belanda. Abendanon adalah ahli hukum yang menelaah pengadilan sesat untuk masyarakat Jawa dan memprotes pemerintah Belanda karena pengadilan sesat tersebut.

Saat pembacaan surat Kartini di atas panggung, Bupati Eka Wiryastuti ditemani Direktur Peruri, Nur Devi, serta Mesti Aryotedjo, seorang dokter yang memainkan harpa. Eka Wiryastuti memaknai sosok Kartini di masa sekarang sudah diberikan kemudahan menjadi terampil dalam mengisi kemerdekaan. Jika perempuan dan laki-laki bisa saling mengisi, maka kesuksesan pembangunan negara akan cepat tercapai.

Menurut Eka Wiryastuti, sosok Kartini menjadi inspirasi bagi perempuan di Indonesia. Sebab, Kartini telah memperjuangkan pendidikan bagi perempuan sehingga bisa berkarya membangun negeri. “Sama halnya seperti saya dalam memimpin Tabanan, sangat concern memperhatikan pendidikan untuk kaum perempuan,” ungkap Eka Wiryastuti sekembalinya ke Tabanan, Rabu (12/4).

Selain mengutamakan hak pendidikan perempuan, sebagai sosok Kartini, Bupati Eka Wiryastuti juga memprioritaskan sektor kesehatan dan meningkatkan perekonomian para ibu rumah tangga. “Untuk sektor kesehatan, kanker serviks di Tabanan sudah menurun menjadi 2 persen dari semula 8 persen,” jelas Srikandi PDIP yang sudah dua periode menjabat Bupati Tabanan (2010-2015, 2016-2021) ini.

Eka Wiryastuti menegaskan, sosok Kartini di masa sekarang lebih kepada enterpreneur dari kaum ibu. Banyaknya perempuan terjun ke politik maupun ekonomi, dinilai memberikan efek positif untuk menghindarkan konflik yang terjadi pada suatu bangsa. “Sebab, perempuan adalah lambang kedamaian yang akan memberikan keteduhan,” terang penyandang ‘Bupati Wanita Pertama di Bali’ asal Banjar Tegeh, Desa Anseri, Kecamatan Baturiti, Tabanan ini. * k21

Komentar