nusabali

Realisasi BPNT Susulan hingga 11 Maret

  • www.nusabali.com-realisasi-bpnt-susulan-hingga-11-maret

AMLAPURA, NusaBali
Pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) secara tunai diperpanjang hingga Jumat (11/3). Petugas mengubah sistem pembayaran dengan jemput bola, mendatangi warga penerima BPNT ke banjar-banjar.

Kepala PT Pos Cabang Pembantu Kecamatan Abang, I Wayan Hendra Kusuma Wijaya mengungkapkan sebanyak 152 keluarga penerima manfaat (KPM) belum mencairkan BPNT.

Wayan Hendra mengungkapkan, data penerima KPM yang belum mencairkan BPNT bertambah karena PT Pos kembali menerima data penerima susulan. Data 152 KPM merupakan gabungan data yang tercecer sebelumnya ditambah data susulan. Banyak realisasi BPNT tercecer karena ada penerima masih di luar daerah dan minta pelayanan hingga ke banjar-banjar. “Kami akan lakukan pelayanan jemput bola,” jelas Wayan Hendra, Selasa (8/3).

Wayan Hendra mengungkapkan, PT Pos Cabang Pembantu Kecamatan Abang melayani 14 desa. Pegawai Pos berusaha tuntaskan pencairan BPNT tunai agar tidak mengembalikan dana. Terpisah, Kepala Cabang Pembantu PT Pos Kecamatan Karangasem, Ni Ketut Seriyani, juga menerapkan pelayanan jemput bola ke banjar-banjar. Sedangkan Kepala PT Pos Cabang Pembantu Kecamatan Kubu, I Wayan Sudarma mencatat 298 KPM dari 9 desa belum cairkan BPNT tunai. “Ada yang meninggal, masih di luar daerah, ditambah data susulan sehingga banyak belum cairkan PBNT. Kami berikan pelayanan dengan jemput bola,” jelas Sudarma.

Sudarma mengatakan, Kecamatan Kubu telah merealisasikan sebanyak 6.619 KPM di 9 desa, Masing-masing Desa Baturinggit, Desa Kubu, Desa Dukuh, Desa Sukadana, Desa Ban, Desa Tianyar Barat, Desa Tianyar Tengah, Desa Tianyar Timur, dan Desa Tulamben. Kepala Cabang Pembantu PT Pos Kecamatan Bebandem, I Ketut Merta mengatakan, sebanyak 130 KPM belum terealisasi setelah dapat data susulan ketiga. “Kami dapat data susulan tiga kali, realisasinya diperpanjang hingga 11 Maret,” jelas Ketut Merta. Awalnya penerima BPNT tunai sebanyak 3.481 KPM. Datang data susulan 505 KPM. Tiap KPM mendapatkan bantuan Rp 200.000 per bulan. *k16

Komentar