nusabali

Pengusaha Mal Berharap Pengunjung Naik

Gelar Promo di Perayaan Imlek

  • www.nusabali.com-pengusaha-mal-berharap-pengunjung-naik

JAKARTA, NusaBali
Pusat perbelanjaan atau mal di berbagai kota besar di Tanah Air meramaikan Tahun Baru Imlek 2022 ini dengan bermacam-macam promo menarik.

Tak hanya itu, restoran-restoran juga merayakan momen itu dengan berbagai penawaran spesial. Salah satunya, Grand Indonesia. Mereka merayakan Tahun Baru Imlek dengan memberikan promo bertemakan Eclectic Lunar Fortune Points.  Dengan promo ini, mereka memberikan poin khusus dengan nilai minimal belanja tertentu.

"Dapatkan kesempatan untuk memenangkan 888 G Card Point dengan minimum belanja Rp888 ribu di tenant-tenant kami," tulis akun Instagram @grandindo, Jumat (28/1).

Tak hanya itu, mereka juga menyediakan photobooth dan filter Instagram yang dapat digunakan secara gratis bagi seluruh pengunjung Grand Indonesia. Promo tersebut mulai berlaku mulai tanggal 28 Januari hingga 10 Februari 2022.

Tak hanya Grand Indonesia, Grand City Mall Surabaya memanjakan pengunjung lewat program bagi-bagi Angpao dengan minimal belanja Rp100 ribu.

"Dari 31 Januari sampai 6 Februari 2022, kalian bisa dapetin Lucky Angpao dengan menukarkan struk belanjaan minimum Rp100 ribu (berlaku di semua tenant Grand City Mall). Jadi, tunggu apa lagi?," tulis akun @grandcitymall di Instagram.

Promo dan penawaran khusus yang diberikan pengelola pusat perbelanjaan memang dilakukan setiap tahun. Namun kali ini, promo-promo tersebut diberikan demi mendongkrak jumlah kunjungan ke pusat perbelanjaan. Maklum, dalam beberapa minggu terakhir jumlah kunjungan ke pusat perbelanjaan turun signifikan dipicu penyebaran varian omicron yang kian meningkat.

"Sejak kemarin sudah mulai terjadi penurunan tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan kurang lebih sekitar 10 hingga 20 persen dibandingkan beberapa minggu lalu," kata Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja seperti dilansir CNNIndonesia.com, Minggu (30/1).

Ia menjelaskan jumlah kunjungan turun sebab masyarakat lebih berhati-hati dalam melakukan kegiatan di luar rumah, tak terkecuali berbelanja di mal. Ia pun berharap promo yang ditawarkan pengelola pusat perbelanjaan dapat mendongkrak jumlah kunjungan.

"Diharapkan akan ada peningkatan tingkat kunjungan pada Hari Imlek ini," katanya. Menurut Alphonzus, produk yang diincar masyarakat sebelum dan sesudah Hari Raya Imlek akan berbeda. Sebelum Imlek, busana dan keperluan Imlek akan menjadi produk yang diincar masyarakat. Sementara makanan, minuman, hingga hiburan produk yang diincar pasca Imlek.

Walau ia memperkirakan efek Imlek tak bertahan lama, namun menurut keyakinannya jumlah kunjungan tahun ini lebih baik dibandingkan 2021 lalu.

"Diperkirakan (efek Imlek) hanya sampai dengan 6 Februari 2022 saja. Namun akan lebih baik tahun ini karena pada saat Imlek 2021 lalu saat masih ada PPKM Mikro," ucapnya. *

Komentar