nusabali

Disbud Minta Supaya Menyesuaikan Pandemi Covid-19

Bulan Bahasa Bali Tahun 2021 di Badung

  • www.nusabali.com-disbud-minta-supaya-menyesuaikan-pandemi-covid-19

MANGUPURA, NusaBali
Meski di tengah pandemi Covid-19, namun Pemkab Badung tetap melaksanakan kegiatan Bulan Bahasa Bali tahun 2021.

Setelah resmi dibuka di tingkat Provinsi Bali, Senin (1/2), giliran masing-masing desa adat mulai melaksanakan berbagai macam lomba. Namun, Dinas Kebudayaan (Disbud) Badung, meminta desa adat tetap menyesuaikan dengan kondisi saat ini.

“Untuk kegiatan Bulan Bahasa Bali tahun 2021, kami di Kabupaten Badung tetap melaksanakan. Namun, masing-masing desa adat, kami minta menyesuaikan dengan situasi dan kondisi, karena masih pandemi Covid-19,” ujar Kadisbud Badung I Gde Eka Sudarwitha, Rabu (3/2).

Sudarwitha mengatakan, Pemkab Badung tidak mengadakan seremonial pembukaan Bulan Bahasa Bali tahun 2021, sebagaimana sebelumnya. Pembukaan di tingkat provinsi sekaligus menjadi penanda dibukanya kegiatan Bulan Bahasa Bali tahun 2021 di tingkat daerah. “Kami di Badung juga didorong untuk menyaksikan pembukaan melalui tayangan youtube. Jadi, saat ini kami meminimalkan kegiatan yang sifatnya kumpul-kumpul,” terang mantan Camat Petang itu.

Setelah Bulan Bahasa Bali tahun 2021 dibuka secara resmi, selanjutnya di masing-masing desa adat boleh menggelar kegiatan Bulan Bahasa Bali dengan menyesuaikan kondisi pandemi Covid-19. Tidak itu, juga harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Untuk Kabupaten Badung, ada tiga kegiatan yang dilombakan tahun ini, yakni lomba menyurat aksara bali, mengetik naskah bahasa Bali di komputer, dan mesatua Bali bagi krama istri/ibu-ibu. “Kami serahkan ke masing-masing desa adat. Disesuaikan kondisi desa adat setempat. Setidaknya menggelar salah satunya. Kabupaten Badung menekankan pelaksanaan pembinaan dulu, baru diadakan lomba, sehingga dapat diketahui penyerapan dan pemahaman bahasa aksara dan sastra Bali sebagai bahasa ibu yang harus dilestarikan,” kata Sudarwitha.

Sudarwitha lebih lanjut mengatakan, pemenang lomba Bulan Bahasa Bali tingkat Kabupaten Badung, rencananya akan menjadi wakil pada Bulan Bahasa Bali tahun depan. Sedangkan, wakil yang dikirim untuk mewakili Badung tahun ini diambil dari hasil pemetaan dari kegiatan Bulan Bahasa Bali tahun lalu.

“Pemenang tahun ini kami ambil untuk tahun depan. Kami sudah punya hasil pemetaan pada kegiatan tahun 2020. Dari hasil pemetaan itu, ada bakat-bakat yang menonjol. Hasil pemetaan itu yang kami pakai dan akan kami bina untuk mewakili kabupaten ke tingkat provinsi,” bebernya.

Ditambahkan, masing-masing desa adat nantinya akan dibantu oleh penyuluh bahasa Bali, melaksanakan pembinaan dan lomba terkait kegiatan menyurat aksara Bali, mengetik aksara Bali di komputer dan mesatua bahasa Bali bagi krama istri. Koordinator Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Badung, I Gede Merta Wiguna, menjelaskan peran penyuluh nantinya ikut membantu pelaksanaan Bulan Bahasa Bali di tingkat desa adat. Kemudian, setelah mendapatkan pemenang lomba, penyuluh bahasa Bali juga membantu untuk membina sebagai persiapan untuk berlomba di tingkat provinsi.

“Kalau desa adat membuat lomba, penyuluh bahasa Bali ikut membantu. Termasuk pembinaan terhadap pemenang yang akan mewakili ke tingkat provinsi. Kalau tahun sebelumnya, dua minggu sebelum berlomba ke tingkat provinsi biasanya mulai dilakukan pembinaan,” kata penyuluh asal Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Badung ini. *ind

Komentar