nusabali

Penyeberangan di Pelabuhan Padangbai Masih Normal

  • www.nusabali.com-penyeberangan-di-pelabuhan-padangbai-masih-normal

AMLAPURA, NusaBali
Penyeberangan dari Pelabuhan Padangbai, Karangasem menuju Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat, masih normal.

Instruksi Gubernur Bali perihal penguatan pengawasan pelabuhan akses Provinsi Bali Nomor 551/2500/Dishub per 29 Maret 2020 belum berpengaruh siginifikan. Sebanyak 37 kapal dari 40 kapal tetap dioperasikan seperti biasa, tidak ada pembatasan keberangkatan kapal.

Koordinator Satuan Pelayanan Padangbai Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XII Bali dan NTB, I Nyoman Agus Sugiarta, mengatakan aktivitas penyeberangan kapal berjalan normal. Penumpang yang hendak naik atau turun di Pelabuhan Padangbai dicek suhu badannya. Setiap kapal yang berlabuh disemprot disinfektan. Tidak ada pembatasan mengoperasikan kapal, tidak ada pembatasan penumpang yang akan menyeberang. “Tetap mengoperasikan 37 kapal. Tiap trip 1,5 jam,” ungkap Agus Sugiarta, Selasa (31/3).

Dikatakan, sebenarnya ada 40 kapal yang dioperasikan di Selat Lombok melayani penumpang dari Pelabuhan Padangbai menuju Pelabuhan Lembar. Hanya saja, 3 kapal masuk dok yakni KMP Nusa Penida, KMP Gerbang Samudra III, dan KMP Munik VII. Sejak terjadi wabah virus corona, penumpang relatif sepi. Nyaris tidak ada penumpang yang antre. Parkir Pelabuhan Padangbai nampak lengang. Nampak petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Denpasar Wilayah Kerja Pelabuhan Padangbai melakukan antisipasi virus corona (Covid-19), menyasar penumpang yang masuk melalui Pelabuhan Padangbai.

Petugas melakukan pengawasan kepada setiap penumpang terutama penumpang WNA, mulai dari tempat pembelian tiket, hingga wisatawan yang turun di Pelabuhan Padangbai. Sebanyak 16 petugas disiagakan dipimpin Koordinator Wilayah Kerja Pelabuhan Padangbai I Putu Suardiana. Tugas terbagi tiga shift. Jika ada penumpang dengan suhu tinggi di atas 38 derajat celsius, maka penumpang digiring ke posko kesehatan Pelabuhan Padangbai. Selama ini belum ditemukan adanya penumpang yang mencurigakan, terutama penumpang menderita batuk, pilek, bersin. dan bersuhu tinggi.

Petugas Polsek Kawasan Laut Padangbai juga berjaga-jaga di tiga pos dipimpin Kapolsek Kompol I Wayan Suberata. Pos I memeriksa surat-surat kendaraan penumpang yang menyeberang. Pos II memeriksa surat-surat kendaraan penumpang yang baru turun dari kapal, dan pos III memeriksa identitas penumpang pejalan kaki. Khusus di Pos III, pemantauan dilakukan petugas terpadu melibatkan Satpol PP, TNI, dan polisi. *k16

loading...

Komentar