nusabali

Rem Blong, Mobil Rombongan Peziarah Terguling

  • www.nusabali.com-rem-blong-mobil-rombongan-peziarah-terguling

Rombongan peziarah asal Grobogan, Jawa Tengah mengalami kecelakaan di Pacitan. Minibus yang mereka tumpangi terguling hingga mengakibatkan tiga penumpang luka-luka.

PACITAN, NusaBali
Kecelakaan terjadi siang kemarin (15/12) sekitar tiga kilometer sebelum masuk Kota Pacitan. Tepatnya di jalur Pacitan-Solo, ruas Desa Sedeng. Kecelakaan terjadi saat kendaraan melewati turunan tajam. Mobil ELF bernomor polisi K 1235 KF mendadak hilang kendali.

Setelah sempat oleng, kendaraan penumpang warna putih tersebut akhirnya terguling. Pengemudi Pujo Triyanto (32) diduga tak dapat mengendalikan kendaraan karena rem blong. "Diduga rem kendaraan tidak berfungsi sehingga pengemudi tidak bisa menguasai laju kendaraannya," kata Ipda Amrih Widodo, Kanit Lakalantas Satlantas Polres Pacitan seperti dilansir detik, Minggu (15/12).

Posisi mobil yang melintang jalan sempat mengganggu arus lalu lintas. Hanya saja kondisi itu tak berlangsung lama. Evakuasi segera dilakukan oleh aparat dibantu warga sekitar.

Sang pengemudi selamat tanpa cedera. Sedangkan korban cedera langsung mendapat perawatan di RSUD dr Darsono.

"Untuk penumpang yang cedera atas nama saudara Ibnu Amaludin, Munir Irfani Husain dan Mohammad Shoiful Anwar. Semua mengalami luka di kaki dan sudah tertangani," tambah Amrih.

Jalur Pacitan-Solo via Sedeng merupakan jalur alternatif. Rute itu kerap dipilih karena jarak tempuh relatif dekat dibanding jalur utama. Hanya saja, sebagian besar jalannya terdiri turunan dan tikungan. Karenanya, Kanit Lakalantas Amrih Widodo mengimbau pengemudi ekstra hati-hati.

Penguasaan medan, lanjut dia, merupakan faktor penting yang harus diperhatikan. Sebelum memulai perjalanan, pengemudi juga harus mengecek kondisi kendaraan. Pun selama di perjalanan, jika pengemudi merasakan lelah diimbau segera menepi untuk beristirahat."Di jalur itu juga sudah dipasang rambu-rambu serta lampu peringatan. Harapan kami kejadian seperti ini tidak terulang lagi," pungkasnya. *

loading...

Komentar