nusabali

Tak Terkendali, Livina Terguling di Gitgit

  • www.nusabali.com-tak-terkendali-livina-terguling-di-gitgit

Kecelakaan lalu-lintas di jalur Singaraja-Denpasar via Bedugul kembali terjadi Kamis (11/1) pukul 11.00 Wita di kilometer 8-9 Banjar Dinas Pumahan, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasda, Buleleng.

SINGARAJA, NusaBali

Sebuah mobil Nisan Grand Livina warna hitam DK 1606 IK terbalik setelah menghantam tembok pagar rumah warga setempat. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sopir dan lima orang penumpang yang ada di dalam mobil dinyatakan selamat dan hanya mengalami luka lecet.

Kejadian yang terjadi tidak jauh sesudah LPD Pumahan itu dikatakan oleh saksi yang tidak mau namanya dikorankan, melaju dari arah Selatan menuju Utara. Saat akan tiba di lokasi kejadian mobil yang dikemudikan oleh Made Kariasih, 56, warga Jalan Salya, Denpasar, ini bermaksud mendahului kendaraan yang ada di depannya. Hanya saja saat dalam upaya menyalip, tiba-tiba saja rem mobil tidak berfungsi dan akhirnya menabrak tembok pagar rumah Ketut Laksana, 60,  warga setempat di sebelah Timur Jalan. Usai menabrak tembok pagar mobil itu kemudian terguling.

“Tadi maunya ke tempat teman yang sedang berduka, beriringan dari Denpasar. Kalau masalah tidak menguasai medan saya kurang paham, karena posisi berjauhan. Tapi kita sering ke sini,” ujar saksi. Enam penumpang termasuk sopir langsung dibawa ke  rumah sakit TNI-AD Singaraja.

Sementara itu pemilik rumah Ketut Laksana, 60, mengaku tidak mengetahui kejadian pastinya. Hanya saja ia yang saat itu sednag ngobrol sambil minum kopi di belakang rumah tiba-tiba mendengar suara seperti motor jatuh. “Tadi pas dibelakang tiba-tiba kedengaran ada motor yang jatuh, setelah keluar tembok saya sudah ditabrak mobil,” kata dia.

Saat keluar dari rumah ia pun mendapati orang-orang sudah ramai berkerumun di tengah jalan membantu mengevakuasi korban yang ada di dalam mobil. Laksana pun menuturkan kejadian laka lantas yang menyerempet rumahnya sudah terjadi untuk kali ketiga. Sehingga ia membuat pagar beton untuk melindungi rumahnya dari kecelakaan lalu lintas.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Adi Sulistyo Utomo dikonfirmasi terpisah mengatakan dari keterangan sementara penyebab kejadian kecelakaan lalu-lintas karena rem mobil tidak berfungsi ketika akan menyalip kendaraan yang ada di depannya. Laka lantas di jalur Singaraja-Denpasar yang hampir terjadi setiap hari ini juga sudah mendapatkan atensi khusus Polres Buleleng.

“Memang jalur ini agak rawan, kami pun sudah berupaya memberikan spanduk imbauan agar pengendara lebih hati-hati. Dari pemetaan khsuus Jalur Singaraja-Denpasar yang saya lakukan sendiri ada 50 tikungan yang rawan kecelakan dari ratusan tikungan yang ada, sehingga kami pasang imbauan itu besar-besar dengan bekerjasama dengan pihak ketiga,” jelasnya.

Tetapi imbauan yang dipasangnya dikembalikan lagi kepada pengendara. Ia pun berharap dengan intensitas kecelakaan tinggi di jalur tersebut, pengendara lebih memperhatikan keselamat diri saat mengemudi. Sementara itu kasus laka lantas itu dikabarkan sudah diselesaikan secara kekeluargaan oleh korban laka lantas dengan pemilik rumah yang mengalami kerusakan pada tembok pagar rumahnya.*k23

Komentar