nusabali

4 Kios Pasar Semarapura Terbakar

  • www.nusabali.com-4-kios-pasar-semarapura-terbakar

Barang dagangan para pemilik kios berupa kain endek dan kain songket tidak bisa diselamatkan.

SEMARARPURA, NusaBali

Empat kios di Lantai II, Blok D, Pasar Semarapura, Klungkung, ludes dilalap api, Selasa (15/8) dinihari sekitar pukul 00.30 Wita. Akibat kejadian itu, barang dagangan di dalam kios berupa kain endek dan kain songket turut terbakar.

Sebelum api merembet ke kios lainnya, petugas pemadam kebakaran (Damkar) Klungkung berhasil menjinakkan api dengan cepat. Informasi di TKP, kebakaran tersebut diketahui oleh Ni Made Kasih, seorang pedagang di Pasar Senggol di belakang Pasar Semarapura, sekitar pukul 00.30 Wita. Saat itu dia tengah merapikan barang dagangan untuk tutup.

Saat dia menoleh ke Pasar Semarapura, tiba-tiba terlihat kepulan asap pekat dari blok D lantai II. Karena curiga, dia langsung berteriak minta tolong kepada warga bahwa ada kebakaran. Warga pun yang awalnya tertidur lelap terbangun karena mendengar suara teriakan minta tolong. Setelah dicek bersama-sama ke lantai II ternyata api sudah berkobar.

Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada petugas pemadam kebakaran (Damkar) Klungkung. Karena jarak yang dekat dan akses jalan menuju pasar yang mudah, petugas Damkar dengan cepat menjangkau titik api sebelum merambat ke bangunan lain. Sekitar 30 menit kemudian api sudah berhasil dijinakkan. “Hanya empat kios saja yang ludes terbakar, bangunan lainnya selamat,” ujar Ni Kade Sutresni, seorang pedagang kain di Lantai II Blok D.

Kendati demikian barang dagangan para pemilik kios berupa kain endek dan kain songket tidak bisa diselamatkan. Kerugiatan ditaksir mencapai Rp 150 juta. Empat kios terbakar itu milik I Nengah Mardita,41, warga Dusun Bokong, Desa Sampalan, Klungkung. Namun sejak enam bulan lalu, dua kios itu dikontrak oleh Ni Wayan Peni dan sebuah kios dikotrak oleh Wayan Ayu. “Satu kios masih saya gunakan sebagai tempat penyimpanan kain,” ujar Mardita kepada NusaBali.

Kepolisian telah menggelar olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. Kapolres Klungkung AKBP Bambang Tertianto, turun langsung ke lokasi kebakaran. “Sudah saya perintahkan Kasat Reskrim untuk mencari informasi, darimana sumber api dan penyebab kebakaran ini,” tegasnya. Hingga saat ini petugas masih melakukan penyelidikan.

Informasi di areal pasar, penyebab kebakaran masih simpang siur. Ada yang menyebut percikan api karena konsleting kabel listrik, ada pula menyebut api itu muncul dari alat elektronik yang lupa dimatikan pedagang sebelum warung tutup. “Sempat mati listrik Senin sore,” kata seorang pedagang di Pasar Semarapura.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, juga turun ke lokasi. Bupati mengatakan, kerugian yang diderita oleh pedagang akan didata terlebih dahulu sebelum diberikan bantuan. “Syukurnya, akses jalan lingkar sudah dibuka. Jadi proses pemadaman Api lebih cepat dilakukan oleh petugas Damkar,” ujar Bupati Suwirta.

Didampingi, Kepada Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung Wayan Ardiasa, Bupati Suwirta meminta untuk membersihkan puing-puing sisa kebakaran dan mengecat ulang sebelum diadakan upacara keagamaan di kios tersebut. ‘’Untuk total kerugian agar dilaporkan kepada BPBD Klungkung,’’ jelasnya.

Bupati Suwirta menyarankan kepada Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra untuk memikirkan tentang asuransi kebakaran. Diharapkan, nanti semua aset daerah diasuransikan dengan jenis asuransi kebakaran. Kebakaran ini juga ditinjau Komisi II DPRD Klungkung, dipimpin Ketua Komisi II DPRD I Komang Suantara. *wa

Komentar