nusabali

PHDI Apresiasi Ketertiban Pamedek Selama Karya Ida Bhatara Turun Kabeh

  • www.nusabali.com-phdi-apresiasi-ketertiban-pamedek-selama-karya-ida-bhatara-turun-kabeh

DENPASAR, NusaBali - Ribuan pamedek dari seluruh Bali selalu memadati area Pura Agung Besakih selama Karya Ida Bhatara Turun Kabeh 2024 tiga pekan terakhir. Ketertiban pamedek dirasakan semakin baik setiap tahunnya, didukung infrastruktur yang terus ditata.

Upacara panyineban Karya Ida Bhatara Turun Kabel di Pura Besakih, Karangasem, telah berlangsung pada Redita Umanis Merakih, Minggu (14/4). Dengan demikian berakhir rangkaian upacara agung yang puncaknya berlangsung 24 Maret 2024 lalu. 

Ketua Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali I Nyoman Kenak mengungkapkan banyak pamedek yang berharap upacara nyejer bisa ditambah waktunya, sehingga pamedek yang belum sempat datang bisa melakukan persembahyangan. “Antusias umat luar biasa, sekian hari nyejer masih tetap ramai,” ujar Kenak, Senin (15/4). 

Ketertiban pamedek selama Karya Ida Bhatara Turun Kabeh menurut Kenak lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Khusus masalah sampah, menurut mantan Ketua Pengurus Harian PHDI Kota Denpasar, sudah jauh lebih baik pengelolaan maupun kesadaran pamedek menjaga kebersihan areal Pura Besakih. 
“Semua harus peduli dengan kebersihan, termasuk para pamedek yang datang dari jauh,” ujar Kenak. 

PHDI Bali menerima bantuan 100 tempat sampah dari beberapa lembaga yang kemudian diteruskan kepada pihak pengelola Pura Agung Besakih. 
Dia berharap pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh akan berjalan terus semakin baik setiap tahun, apalagi jika pelaksanaannya tepat pada upacara Panca Wali Krama yang jatuh setiap 10 tahun sekali. 

Tidak hanya masalah sampah, Kenak juga mengajak krama untuk menguatkan diri ketika melakukan persembahyangan, sehingga adanya kejadian pamedek yang memanjat pagar untuk keluar area pura yang padat umat tidak terjadi lagi. 

Peristiwa-peristiwa seperti itu juga dapat dijadikan evaluasi bagi panitia agar tidak terjadi lagi di waktu berikutnya. “Kalau Panca Wali Krama nyejernya akan lebih panjang dan godaannya akan tambah lagi,” tutur Kenak. 

Terpisah, Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Bali Putu Sutaryana juga menyebut pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh tahun ini, khususnya terkait lalu lintas, lebih baik dari tahun sebelumnya. 

Hal itu terlihat dari kemacetan yang lebih terkendali maupun tingkat kecelakaan lalu lintas yang rendah. Dishub Bali juga menyediakan 9 unit minibus, untuk menambah kendaraan shuttle yang mengantar pamedek dari tempat parkir ke depan area pura. 

“Tahun lalu habis selesai Covid, kita mulai menata,” ujar Sutaryana sembari menambahkan pihaknya melakukan koordinasi dengan Polres Karangasem untuk pengaturan lalu lintas. 

Upacara penyineban Karya Ida Bhatara Turun Kabeh pada Redita Uamnis Merakih, Minggu (14/4), turut dihadiri Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya bersama jajarannya. Pj Gubernur mengucapkan terima kasih atas dukungan, partisipasi, serta antusias krama, dan seluruh stakeholder dalam mensukseskan pelaksanaan karya agung tahun ini. 7 a 

Komentar