nusabali

Proyek BKK Rp 35,34 M Lanjut Tanpa Tender

  • www.nusabali.com-proyek-bkk-rp-3534-m-lanjut-tanpa-tender

Jika diadakan tender, maka belum tentu pemenang tender cocok dengan konstruksi yang telah dibangun sebelumnya. (Kadis PUPR dan Perkim Karangasem Wedasmara)

AMLAPURA, NusaBali
Sejumlah proyek di Karangasem yang didanai BKK (Bantuan Keuangan Khusus) Provinsi Bali dananya ditarik tahun 2023  sebesar Rp 35,34 miliar. Proyek ini akan berlanjut tahun 2024 tanpa melalui proses tender.

"Tanpa melalui tender karena proyek itu dilanjutkan pemenang tender sebelumnya," jelas Kadis PUPR dan Perkim (Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman) Karangasem Wedasmara, di ruang kerjanya, Jalan Nenas Amlapura, Amlapura, Jumat (1/3).

Ada 31 paket pekerjaan fisik yang berlanjut pengerjaannya, setelah tersedia anggaran sesuai perencanaan dan masuk di APBD 2024. Wedasmara menerangkan alasan tidak perlu menggelar tender untuk 31 paket pekerjaan fisik yang dananya bersumber dari BKK Provinsi Bali. Sebab jika diadakan tender, maka belum tentu pemenang tender cocok dengan konstruksi yang telah dibangun sebelumnya. "Makanya, yang layak melanjutkan pekerjaan itu adalah pemenang tender sebelumnya di tahun 2023," tambahnya.

Kata dia, anggaran BKK yang telah cair saat proyek dimulai di tahun 2023 hanya 30 persen. Bangunan fisik yang terealisasi 30 persen, terutama bangunan gedung rata-rata baru sebatas pondasi beton serta tiang beton yang telah tuntas berbiaya 30 persen. 

Awalnya Provinsi Bali mengalokasikan dana BKK untuk fisik Rp 53,77 miliar itu katanya, telah realisasi Rp 9,49 miliar dan proses SPM (surat perintah membayar) Rp 8,94 miliar, sehingga tersisa Rp 35,34 miliar.

Dari 31 paket pekerjaan itu, termasuk 21 paket di Bidang Bina Marga Dinas PUPR. Beberapa paket pekerjaan yang berbiaya dari BKK, pembangunan gedung mall pelayanan publik di Jalan Veteran Amlapura senilai Rp 11,198 miliar, pembangunan wantilan budaya di Jalan Veteran, Amlapura, senilai Rp 2,799 miliar, krematorium di Banjar Pidpid Kelod, Desa Adat Pidpid, Kecamatan Abang Rp 7,679 miliar, dan lain-lain.

Proyek yang dananya bersumber dari BKK, kata Wedasmara, telah terbayar 30 persen. Provinsi Bali menarik dana BKK itu, berdasarkan surat, dari Sekretariat Daerah Provinsi Bali Nomor B.13.900/7356/PADFE/BPKAD per 20 September 2023, perihal bantuan keuangan Provinsi Bali kepada Kabupaten Karangasem tahun anggaran 2023.

Di bagian lain, Bendesa Adat Pidpid, Kecamatan Abang I Wayan Kari Subali mengapresiasi Pemerintah Provinsi Bali yang mengucurkan kembali anggaran untuk kelanjutan proyek krematorium di Desa Adat Pidpid. "Pembangunan krematorium itu sempat ditunda di tahun 2023, dan berlanjut di tahun 2024," kata Kari Subali. 

Untuk diketahui, BKK Provinsi Bali menganggarkan untuk Kabupaten Karangasem sebesar Rp 84,028 miliar.  Anggaran ini terdiri dari sharing PBI Rp 19,67 miliar, sharing JKN KBS plus Rp 19,67 miliar, bantuan keuangan untuk subak dan subak abian Rp 230 juta, bantuan dalam rangka pelaksanaan Pesta Kesenian Bali Rp 500 juta, bantuan untuk Tim Penggerak PKK Rp 950 juta, bantuan untuk pengendalian penduduk pendatang Rp 500 juta, bantuan keuangan untuk penyelenggaraan free wifi Rp 2,12 miliar bantuan infrastruktur Rp 60 miliar.7k16

Komentar