nusabali

Dinas Kebudayaan Godok Persiapan Lomba Ogoh-ogoh

  • www.nusabali.com-dinas-kebudayaan-godok-persiapan-lomba-ogoh-ogoh

SEMARAPURA, NusaBali - Dinas Kebudayaan Klungkung menggodok teknis lomba ogoh-ogoh tahun 2024 serangkaian menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1946. Kabid Kesenian Dinas Kebudayaan Klungkung, I Komang Sukarya, melarang ogoh-ogoh dengan menampilkan unsur seksual, mengandung unsur politik, berbau SARA, dan yang mengundang polemik secara umum. “Itu menjadi kriteria syarat lomba ogoh-ogoh,” jelas Sukarya, Minggu (4/2).

Syarat lainnya, ketinggian ogoh-ogoh minimal 3 meter dan maksimal 5 meter. Berbahan ramah lingkungan, bisa didaur ulang, dan ulatan (anyaman) tradisional. Peserta menyiapkan foto-foto dan video terkait penggarapan tahap awal sampai selesai. Peserta diwajibkan menyiapkan sinopsis yang dibaca di hadapan dewan juri saat penilaian. Penilaian meliputi ide kreasi yang memiliki kerumitan dan keunikan tersendiri, bentuk, komposisi, dan keserasian. “Penilaian lomba ogoh-ogoh dilakukan di tempat atau lokasi masing-masing peserta,” ungkap Sukarya.

Kadis Kebudayaan Klungkung I Ketut Suadnyana mengatakan, masing-masing kecamatan mengirimkan satu peserta. Sehingga ada 4 peserta dari Kecamatan Klungkung, Kecamatan Dawan, Kecamatan Nusa Penida, dan Kecamatan Banjarangkan. Setiap peserta diberikan uang pembinaan Rp 15 juta. Pada perayaan Nyepi Tahun Caka 1945, Dinas Kebudayaan Klungkung menggelar lomba ogoh-ogoh di Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Kota Semarapura, Klungkung, Maret 2023. Masing-masing kecamatan juga mengirimkan satu peserta. Peserta yang meraih juara pertama mewakili Kabupaten Klungkung ke tingkat provinsi. 7 wan

Komentar