nusabali

Digunakan KONI Bali untuk Pelatda PON, GOR Purna Krida Harus Cepat Direnovasi

  • www.nusabali.com-digunakan-koni-bali-untuk-pelatda-pon-gor-purna-krida-harus-cepat-direnovasi

Oka Darmawan mengaku prihatin atas kejadian itu, namun dia pun berharap agar fasilitas itu segera ditangani alias direnovasi. Apalagi, GOR Purna Krida tersebut digunakan berbagai cabang olahraga dari Badung yang juga memanfaatkannya untuk pemusatan latihan.

MANGUPURA, NusaBali
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali memasukkan Gelanggang Olahraga (GOR) Purna Krida Badung sebagai lokasi untuk Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON XXI/2024. Namun rencana itu kembali dikaji ulang setelah fasilitas di wilayah Kerobokan, Kuta Utara itu mengalami musibah kebakaran.

Karena itulah, Ketua KONI Bali I Gusti Ngurah Oka Darmawan mendesak GOR Purna Krida harus segera direnovasi agar juga dapat digunakan untuk Pelatda PON. Oka Darmawan sendiri tak memungkiri terkait masuknya GOR Purna Krida itu dalam daftar salah satu lokasi untuk Pelatda. Adanya kejadian kebakaran yang menghanguskan fasilitas tersebut membuat KONI Bali mulai memikirkan lokasi alternatif lainnya.

"KONI Bali memiliki rencana memakai GOR Purna Krida untuk sentralisasi persiapan PON XXI 2024," kata Oka Darmawan, Jumat (26/1).

Oka Darmawan mengaku prihatin atas kejadian itu, namun dia pun berharap agar fasilitas itu segera ditangani alias direnovasi. Apalagi, GOR Purna Krida tersebut digunakan berbagai cabang olahraga dari Badung yang memanfaatkannya untuk pemusatan latihan. 

"Mau bagaimana kan? Harus diperbaiki lagi dan semoga tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan lagi. Kami memang berencana untuk pinjam GOR Purna Krida untuk latihan atlet PON kalau kekurangan venue," kata Oka Darmawan. 

Sedangkan Ketua Umum KONI Badung, Made Nariana juga tidak memungkiri saat ini ada beberapa cabor yang lolos PON XXI 2024 memakai GOR Purna Krida untuk pemusatan latihan mandiri. Mereka berlatih di bawah pengawasan KONI Badung sebelum diserahkan kepada KONI Bali untuk sentralisasi atlet. Menurutnya, butuh waktu cukup lama agar bangunan itu bisa digunakan lagi untuk aktivitas olahraga. 

"Kalau masalah perbaikan kapan dan berapa anggarannya, itu bukan ranah KONI Badung. Tapi saya perkirakan, minimal 6 bulan ke depan baru bisa digunakan lagi," Made Nariana.

Apalagi, kata Nariana, dalam beberapa bulan ke depan akan ada berbagai agenda kegiatan di Badung seperti Porsenijar Badung. Maka, agenda yang diperkirakan pada Februari dan Maret itu pun sudah digeser ke GOR Mengwi. 

"Mau bagaimana lagi. Kami prihatin ya. Namanya juga musibah. Nanti kita lihat perkembangannya seperti apa," kata Made Nariana.dar

Komentar