nusabali

Usai Dilantik, KPPS di Bangli Langsung Bimbingan Teknis

  • www.nusabali.com-usai-dilantik-kpps-di-bangli-langsung-bimbingan-teknis

BANGLI, NusaBali - Makin dekat pelaksanaan coblosan Pemilu 2024, KPU Bangli tidak mau leha-leha. Usai menggelar pelantikan serentak terhadap Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), KPU Bangli langsung gelar Bimbingan Teknis (bimtek), secara serentak, Jumat (26/1).

Ketua KPU Bangli, I Kadek Adiawan mengatakan, Bimtek KPPS dilaksanakan di masing-masing desa. “Namun di wilayah Kecamatan Kintamani, ada beberapa desa yang melaksanakan bimtek di satu tempat. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kepada seluruh penyelenggara pemilu di tingkat TPS (tempat pemungutan suara,red) bisa memahami ketentuan-ketentuan yang ada,” ujar Adiawan.

Termasuk juga diberikan beberapa penekanan mengenai hal-hal penting yang perlu diketahui dan dipahami oleh KPPS. “Supaya pada saat pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS tanggal 14 Februari tidak ada kendala,” ungkap Adiawan.

Menurut Adiawan, beberapa hal yang ditekankan dalam Bimtek berkaitan dengan persiapan dan teknis saat pungut hitung. Dia mengatakan Formulir C pemberitahuan sudah harus disampaikan pada pemilih paling lambat H-3. “Kalaupun ada yang tidak terdistribusi, itu disampaikan pada KPPS paling lambat H-1,” ujarnya.

Sedangkan persiapan pembuatan TPS, diingatkan Adiawan agar memperhatikan penerangan yang lebih memadai. “Untuk proses penghitungan sudah pasti melewati pukul 18.00 wita atau sampai malam, maka penerangan di TPS agar maksimal.

Para KPPS juga diimbau agar bekerja dengan cermat. Tidak menjadikan kotak suara sebagai sebuah beban. Dikatakan Adiawan, KPU akan memberikan checklist (daftar periksa,red) kotak suara untuk calon presiden-calon wakil presiden, DPR/DPRD hingga DPD. ”Hal ini akan memudahkan KPPS untuk mengetahui logistik-logistik yang ada,” tegas Adiawan.

Ditambahkan Adiawan, meskipun pelaksanaan Bimtek hanya satu kali saja, namun jika masih ada hal-hal yang belum dipahami atau ingin ditanyakan, KPPS diminta untuk membuat grup WhatsApp (WA). “Sehingga KPPS bisa dengan mudah komunikasi dan mempermudah diskusi,” tegasnya. 7esa.

Komentar