nusabali

Bandara Ngurah Rai Ramp Check 95 Pesawat

Posko Nataru Dibuka, Pergerakan Pesawat Naik 43 persen

  • www.nusabali.com-bandara-ngurah-rai-ramp-check-95-pesawat

Otoritas Bandara juga memperhatikan potensi gangguan, seperti kegiatan bermain layang-layang, laser, dan kembang api yang bisa mengganggu penerbangan

MANGUPURA, NusaBali
Dalam menghadapi lonjakan penumpang yang tinggi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Otoritas Bandara Wilayah IV gencar melakukan ramp check (inspeksi keselamatan) terhadap pesawat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Kecamatan Kuta, Badung.

Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, Agustinus Budi Hartono mengatakan pada periode Nataru tahun ini pihaknya melakukan ramp check sebanyak 95 kali di wilayah Bali dan 210 kali di lokasi lainnya seperti Lombok, Kupang, dan Labuan Bajo, yang semuanya terhubung dengan destinasi Bali. Menurut Agustinus, langkah itu diambil sebagai bagian dari upaya antisipasi dan kesiapan para stakeholder di bandara tersebut.

“Kegiatan ramp check sudah dimulai sejak minggu ketiga bulan November dan rencananya di Bandara Ngurah Rai sebanyak 95 pesawat menjalani pemeriksaan tersebut, dengan 20 pesawat sudah terinspeksi hingga saat ini. Totalnya sebanyak 305 pesawat akan menjalani ramp check di wilayah kerja Otoritas Bandara Wilayah IV,” ujarnya saat ditemui seusai membuka Posko Terpadu Monitoring Angkutan Nataru di Terminal Domestik Bandara Ngurah Rai, Selasa (19/12) pagi.

Foto: Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV Agustinus Budi Hartono (kiri) bersama petugas memeriksa kondisi pesawat saat melakukan ramp check di Bandara Ngurah Rai, Selasa (19/12). -ANTARA

Lebih lanjut dijelaskan, pihaknya juga telah melakukan inspeksi dan pemantauan ke seluruh bandara di wilayah kerjanya yang mencakup Bali dan Nusa Tenggara. Hal ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana keamanan serta pelayanan fasilitas penerbangan di setiap bandara. Dari hasil pengecekan yang telah dilakukan, Agustinus menyatakan bahwa tidak ditemukan masalah signifikan di lapangan.

Meskipun begitu, beberapa temuan minor berhasil diidentifikasi, namun masih berada dalam batas toleransi yang dapat diatasi. Menyikapi lonjakan penumpang yang diperkirakan akan mencapai sekitar 20 persen untuk penerbangan domestik dan internasional, pihaknya telah menerima 122 slot permohonan penerbangan dari operator, serta 605 permohonan nomor penerbangan.

Antisipasi yang dilakukan mencakup berbagai aspek, seperti cuaca ekstrem, potensi bencana alam, ancaman terhadap keamanan dan ketertiban, kesiapan armada dan ground handling, potensi keterlambatan atau pembatalan penerbangan, serta kendala teknis yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan. Selain itu, Otoritas Bandara juga memperhatikan potensi gangguan dari kegiatan layang-layang, laser, dan kembang api yang dapat mengganggu Keselamatan, Keamanan, dan Kelancaran Operasi Penerbangan (KKOP).

“Kami selalu menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan safety, security, dan service agar penumpang selalu merasa aman, selamat, dan nyaman,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, General Manager Bandara Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan mengatakan kesiapan bandara dalam melayani lonjakan penumpang selama periode (Nataru). Handy mengumumkan bahwa Posko Nataru di Bandara Ngurah Rai telah resmi beroperasi mulai tanggal 19 Desember 2023 hingga 3 Januari 2024 selama 16 hari.

“Pada tahun ini, kami mencatat peningkatan trafik penumpang yang semakin baik dibanding kinerja tahun sebelumnya. Sehingga pada periode Nataru ini, kami memprediksikan akan terjadi lonjakan jumlah penumpang, yang juga menandakan pemulihan kinerja operasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai,” ujar Handy. Lanjut Handy, selama 16 hari berjalannya Posko Nataru pihak pengelola bandara memperkirakan akan melayani sekitar 1.089.048 penumpang, menandai peningkatan sebesar 20 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 909.143 penumpang.

“Data yang kami himpun menunjukkan bahwa rute tujuan Bali melalui Bandara Soekarno Hatta merupakan destinasi domestik utama dengan sekitar 65.000 tiket penerbangan terjual. Kami mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang, terlebih di masa ini bertepatan dengan masa libur sekolah dan cuti bersama,” tambahnya.

Dalam menjawab pertanyaan terkait situasi penumpang saat ini, Handy menjelaskan bahwa telah terjadi kenaikan jumlah penumpang harian yang dilayani. Sejak Januari hingga November, rata-rata harian mencapai 58.000 penumpang dan pada Desember ini, jumlahnya mencapai 60.000 penumpang, menunjukkan kenaikan sebesar 3,4 persen menjelang libur Nataru. Untuk pergerakan pesawat udara, diperkirakan akan meningkat sebesar 43 persen dari 6.079 pergerakan pesawat udara pada periode Nataru 2022 menjadi 8.674 pergerakan pesawat udara pada periode Nataru 2023. Bandara Ngurah Rai melayani 18 rute domestik berjadwal yang dilayani oleh 11 maskapai dan 29 rute internasional berjadwal yang dilayani oleh 34 maskapai.

“Kami telah menyiapkan 1.367 personel petugas bandara untuk menangani Posko Nataru. Selain Posko Terpadu di terminal domestik dan internasional, Posko Keamanan di area pintu masuk kendaraan juga akan melibatkan institusi TNI Polri,” pungkasnya. 7 ol3

Komentar