nusabali

47 Sampan Layani Jelajah Mangrove Nusa Penida

  • www.nusabali.com-47-sampan-layani-jelajah-mangrove-nusa-penida

SEMARAPURA, NusaBali - Kawasan hutan mangrove di Desa Jungutbatu, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung menjadi salah satu objek wisata yang dikunjungi wisatawan. 

Wisatawan bisa menjelajah hutan mangrove dengan membayar Rp 150.000 - Rp 300.000 per sampan dengan kapasitas 4 orang. Hutan mangrove luas sekitar 203 hektare menyuguhkan pemandangan masih asri. Ada sekitar 47 sampan milik warga yang tergabung dalam Kelompok Surya Mandiri yang secara bergantian mengantar para wisatawan menikmati hutan mangrove. 

Tarif sampan yang dikenakan untuk wisatawan domestik Rp 150.000 sedangkan wisatawan mancanegara Rp 300.000 per sampan. Dari tarif tersebut penyedia sampan mendapatkan pemasukan Rp 80.000, sisanya masuk dana kelompok. Menurut penyedia sampan, Kadek Supartana sebelum ada kelompok pengelola, operasional sampan secara mandiri. Imbasnya, sering terjadi persaingan harga. “Dengan kelompok, para penyedia sampan diakomodir dan diatur secara bergiliran ketika ada pengunjung,” jelas Supartana.

Aktivitas wisata ini sudah beroperasi sebelum pandemi Covid-19. Menjelajah hutan mangrove diminati wisatawan lokal, domestik, dan mancanegara. Saat ini kunjungan wisatawan ke hutan mangrove masih lesu. Rata-rata sampan yang beroperasi antara 13 hingga 20 sampan per hari. Dulu antara 30 sampai 40 sampan per hari. 7 wan

Komentar