nusabali

Bagnaia Tetap Tenang, Martin Nikmati Balapan

  • www.nusabali.com-bagnaia-tetap-tenang-martin-nikmati-balapan

VALENCIA, NusaBali - Rider Ducati Lenovo Francesco ‘Pecco’ Bagnaia mengatakan ingin tetap tenang dan fokus demi mempertahankan gelar juara dunia, dalam penentuan MotoGP Valencia, di Sirkuit Ricardo Tormo. Sedangkan Jorge Martin merasa tak terbebani, dan ingin menikmati balapan

“Tahun lalu saya merasakan banyak tekanan sebelum memulai balapan dan itu tidak mudah untuk dilakukan. Tapi saya pikir tahun ini saya memahaminya jauh lebih baik,” kata Bagnaia, Jumat (24/11).

Kini Bagnaia unggul 21 poin dari Jorge Martin (Prima Pramac) di posisi dua klasemen sementara. Bagnaia harus meraih kemenangan di sesi Sprint (12 poin) dan mencetak setidaknya empat poin lebih banyak dari Martin. Atau memenangkan grand prix dan Martin tidak finis lebih baik dari P3, apabila ingin mengunci gelar juara dunia untuk kedua kalinya.

“Saya pasti akan melakukan yang maksimal. Sesi latihan akan sangat penting untuk memahami segalanya tentang motor dan trek. Lalu pada Sabtu, akan menjadi hari penting untuk tetap kompetitif dan menentukan strategi untuk balapan utama di hari Minggu,” kata Bagnaia.

Rider dengan nama kecil Pecco itu mengatakan dirinya akan merasa sangat terhormat jika berhasil memenangkan gelar juara dunia selama dua musim berturut-turut seperti legenda MotoGP Valentino Rossi dan Marc Marquez.

Sementara itu, rider Prima Pramac Jorge Martin mengaku tidak terbebani dengan potensinya mencegah Bagnaia merebut gelar juara dunia 2023. Martin ingin menikmati balapan penentuan itu dengan santai.

“Saya cukup santai. Saya senang dengan semua musim yang saya jalani. Saya akan mencoba menikmati akhir pekan, dan memenangkan kedua balapan (utama dan Sprint). Saya sangat cepat di Valencia, jadi mari kita mencoba memenangkan keduanya,” kata Martin.

Pembalap Spanyol itu pun mengaku percaya diri melakoni balapan di Sirkuit Ricado Tormo, meskipun performanya di putaran ke-19 di Qatar ia nilai kurang maksimal. Martin sebelumnya meraih enam podium di Valencia di kelas Moto3 (2), Moto2 (2), MotoGP (pole di tahun 2021 dan 2022).

“Selisih 21 poin (dari Bagnaia), itu tidak terlalu jauh. Kami masih punya peluang. Apa pun yang terjadi, itu bagus. Jika kita finis kedua, itu bagus, jika kita menang, pasti akan terasa luar biasa,” kata Martin.

Meskipun belum mengunci gelar juara dunia, Martin menjadi bagian dari juara tim musim ini yang diraih Prima Pramac. Dia mengaku bangga dengan pencapaian ini, mengingat tim satelit Ducati itu sempat kesulitan pada awal musim.

Sementara itu, ini juga menjadi kali kedua Valencia menjadi tuan rumah dari laga penentuan gelar juara dunia berturut-turut. Sebelumnya pada musim 2022, Bagnaia juga memperebutkan titel tersebut dengan keunggulan 23 poin atas Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha). ant

Komentar