nusabali

PBSI Evaluasi Penampilan Tim Beregu Putra dan Putri

  • www.nusabali.com-pbsi-evaluasi-penampilan-tim-beregu-putra-dan-putri

HANGZHOU, NusaBali - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Rionny Mainaky memberikan evaluasi terkait penampilan beregu putra dan putri yang tersisih di perempat final Asian Games 2022 Hangzhou.

Kedua tim gagal ke semifinal nomor beregut. Tim putra dilibas Korea Selatan 1-3, dan tim putri kalah dari tim tuan rumah China 0-3.

“Pastinya kita tidak puas dengan hasil ini tapi saya langsung meminta anak-anak untuk menjadikan ini sebagai pelajaran besar dan motivasi agar tidak terulang di nomor perorangan nanti,” kata Rionny, dalam rilis resmi PP PBSI, Sabtu (30/9).

Di beregu putri, Rionny mengakui bahwa lawan lebih berpengalaman, namun ia menilai Gregoria Mariska Tunjung, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadanti, dan Putri Kusuma Wardani sudah memberikan perlawanan maksimal.

“Gregoria memang beban terlalu berat kalau saya lihat jadi kurang bisa bermain lepas. Dia juga merasa tidak puas dengan penampilannya,” kata Rionny.

“Untuk Apri/Fadia dan Putri, mereka sudah berjuang. Walau kalah tapi ini harus menjadi keyakinan bahwa sebenarnya kemampuan mereka sudah seimbang, sudah satu level. Hanya kalah pengalaman,” kata Rionny lagi.

Sedangkan di beregu putra, kelengahan dan bermain kurang yakin menurut Rionny menjadi faktor penyebab kekalahan tim. Menurutnya, pemain beregu putra start sudah baik. Anthony Ginting  mengatasi tekanan di partai pertama. Fajar/Rian juga bermain bagus di pembuka laga.

“Juga Leo/Daniel. Setelah unggul jauh, mereka malah memberi angin untuk lawan padahal  lawan bermain tanpa beban. Kelengahan itu akhirnya membuat mainnya kurang yakin dan ragu-ragu,” kata eks pelatih Jepang itu.

Menyoal Jonatan Christie yang main di bawah performa terbaiknya, Rionny menyebut ada ketegangan yang dialami pebulu tangkis tersebut.

Namun, perjuangan tim bulu tangkis Indonesia di Asian Games 2022 belum sepenuhnya berakhir, masih ada nomor perorangan yang bakal dipertandingkan pada 2-7 Oktober. Menurutnya, tim pelatih berusaha mengembalikan mood, semangat, dan kepercayaan diri pemaun. 

“Kami mau mereka jangan terlalu lama down-nya, bangkit dan kembali siap. “Di sisa dua hari ini, kami akan maksimalkan latihan. Membenahi teknis maupun nonteknis,” kata Rionny. ant

Komentar