nusabali

Jokowi-Mega-Ganjar Pamer Kekompakan

Saat Pembukaan Rakernas IV PDIP, Usung Kedaulatan Pangan

  • www.nusabali.com-jokowi-mega-ganjar-pamer-kekompakan

Mega ingatkan kader jangan pernah gentar menghadapi kepungan dan manuver politik praktis yang hanya sekadar menggunakan keinginan kekuasaan sebagai tujuan

JAKARTA, NusaBali
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan bakal calon presiden (Capres) PDIP Ganjar Pranowo tampak kompak dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDI Perjuangan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (29/9). Momen menarik terjadi di akhir pembukaan Rakernas, Presiden Jokowi dan Bacapres Ganjar Pranowo menggandeng Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Peristiwa itu terjadi usai ketiganya berfoto bersama para ketua umum partai politik (parpol) pengusung Ganjar, seperti Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono, Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO), dan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo. Usai foto bersama, semuanya pun turun dari panggung. Saat itu lah momen mesra Jokowi, Ganjar, dan Megawati terjadi.

Megawati mulanya tampak menggandeng tangan Ganjar untuk membantunya turun dari panggung. Jokowi yang berada di samping kanan Megawati juga tampak menjaga langkah Megawati dan dengan sigap menggandeng Presiden RI ke-5 itu menuruni tangga. Jokowi dan Ganjar lantas terlihat bersama-sama menggandeng Megawati yang saat ini berusia 76 tahun untuk menuruni tangga panggung rakernas menuju kursi.

Melihat ketiga kader terbaik PDIP saling berpegangan tangan, para kader PDIP yang hadir pun riuh bertepuk tangan. Saat tepuk tangan berlangsung, Nico Siahaan yang menjadi pembawa acara dan juga kader PDIP, berceletuk. "Makin kompak," kata Nico disambut tawa para tamu dan ribuan kader dilansir detik.com. Momen mesra itu juga dibagikan Ganjar melalui akun Instagramnya. Ada dua foto yang dibagikan Ganjar. Foto pertama, saat dirinya dan Jokowi duduk berdampingan sembari dengan seksama mendengarkan pidato Megawati. Foto kedua, momen dirinya dan Jokowi menggandeng Megawati. "Anak-anak ideologis," tulis Ganjar.

Tidak hanya itu, anak Megawati (M Prananda Prabowo dan Puan Maharani) terlihat akrab bersama putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

Semuanya tampak berfoto bersama, anak Puan (Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari dan Praba Diwangkata Caraka Putra Soma) juga ikut berfoto bersama. Momen kompak juga terjadi usai peresmian mobil bioskop keliling PDI Perjuangan di halaman JIExpo Kemayoran, Jakarta. Puan mengajak Jokowi, Megawati, kakaknya (Prananda Prabowo), dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin berfoto bersama di depan mobil bioskop keliling yang baru saja diresmikan.

Megawati pun mengajak mereka untuk kembali foto bersama di depan layar raksasa (giant screen) rakernas sebelum Jokowi dan Ma'ruf hendak menuju ke dalam mobil. Setelah mengantarkan dan saling bersalaman dengan Jokowi dan Ma'ruf, Puan lantas mengajak Gibran yang merupakan Walikota Surakarta itu foto bersama.

Kebersamaan sebagai satu keluarga besar PDI Perjuangan pun terlihat, baik Megawati maupun Gibran, tampak tersenyum. "Ini bentuk kekompakan antara keluarga Ibu Megawati dan Pak Jokowi serta menjauhkan berbagai spekulasi," ucap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menanggapi berbagai momen kebersamaan itu.

Sementara dalam sambutannya saat pembukaan Rakernas IV PDIP, Presiden Jokowi optimis bakal calon presiden (Capres) Ganjar Pranowo akan menjadi Presiden Indonesia berikutnya. Bahkan, Presiden Jokowi sempat membisiki Ganjar, agar setelah dilantik segera mewujudkan program kedaulatan pangan.

"Sekali lagi saya sangat setuju apa yang tadi disampaikan oleh Ibu Ketua Umum Bu Mega, semuanya setuju, dan lebih setuju lagi apa yang disampaikan Capres Pak Ganjar Pranowo. Tadi saya bisik-bisik ke beliau. Pak, nanti habis dilantik besoknya langsung masuk kedaulatan pangan. Tidak usah lama-lama. Perencanaannya disiapkan sekarang, begitu dilantik, besok langsung masuk ke kerja kedaulatan pangan," ujar Presiden Jokowi.

Foto: Megawati Soekarnoputri (kanan) bersama Presiden Jokowi (tengah) dan bacapres Ganjar Pranowo (kiri) saat mengikuti pembukaan Rakernas PDIP. -ANTARA

Dengan kedaulatan pangan, lanjut Jokowi, swasembada dan ketahanan pangan terpenuhi. Oleh karena itu, harus punya visi dan misi taktis dalam lima dan 10 tahun ke depan. Rencana kerjanya pun harus detail. Bukan rencana bagus di awang-awang. "Saya yakin Pak Ganjar mampu menyelesaikannya," terang Presiden Jokowi. Menurut Presiden Jokowi, ada 19 negara sekarang ini sudah tidak mengekspor pangan.

"Bahkan tadi pagi saya baca bukan 19 lagi, tetapi 22 negara saat ini sudah tidak mau mengekspor bahan pangannya termasuk di dalamnya adalah beras. Ada Uganda, Rusia, India, Bangladesh, Pakistan, dan Myanmar terakhir juga akan masuk lagi tidak mengekspor bahan pangannya," kata Jokowi. Jokowi menilai apabila kondisi ini terus berlanjut, maka semua harga bahan pokok akan naik. Dia pun, sependapat dengan arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam pidatonya yang menyoroti betapa pentingnya kedaulatan pangan bagi negara.

Sementara dalam sambutannya, bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo mengaku, menghormati sosok Ketum PDIP Prof Dr (HC) Megawati Soekarnoputri yang tidak lelah menggembleng para kader berlambang Banteng moncong putih. Ganjar juga mengakui, Presiden Jokowi adalah sosok kepala negara yang menjadi mentornya dalam politik. "Kader terbaik PDIP, Presiden RI Joko Widodo. Buat saya pribadi, beliau adalah mentor yang telah memberikan banyak sekali pelajaran, sehingga kami dapatkan banyak ruang untuk bisa belajar. Terima kasih Pak Presiden," imbuh Ganjar.

Tak lupa Ganjar mengucapkan terima kasih kepada Ketum PPP Muhamad Mardiono, Ketum Hanura Oesman Sapta Odang (Oso), dan Ketum Perindo

Hary Tanoesoedibjo yang hadir di Rakernas IV PDIP. Diketahui, PPP, Hanura, Perindo, bersama PDIP menjadi partai yang mendukung Ganjar sebagai Bakal Capres 2024. Mantan Gubernur Jawa Tengah itu pun, menyebut pelaksanaan kegiatan partai sangat istimewa karena membahas isu tentang kedaulatan pangan.

"Rakernas IV PDIP ini sangat luar biasa. Bukan hanya jumlah pesertanya, tetapi pilihan tema yang sangat istimewa. Kedaulatan Pangan untuk kesejahteraan rakyat dengan subtema yang sangat spesifik, pangan sebagai lambang supremasi kepemimpinan Indonesia bagi dunia," tegas Ganjar.

Sedangkan Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri dalam pesan politik kepada ribuan kader saat membuka Rakernas IV PDIP mengingatkan kepada kader partai, seluruh simpatisan di mana pun berada dan para sukarelawan, bahwa rakyat itu cakrawati perjuangan. "Kepada merekalah dedikasi politik selalu ditujukan. Kita berjuang karena keyakinan politik," ucap Megawati.

Megawati menyatakan, PDIP telah teruji oleh gemblengan sejarah yang begitu hebat dan menyakitkan khususnya ketika masa Orde Baru. Oleh karena itu, ‘banteng-banteng’ PDIP yang memegang kokoh Pancasila harus menyatu dengan rakyat. Mereka diingatkan pula, jangan pernah gentar sedikit pun menghadapi berbagai kepungan dan manuver politik praktis yang hanya sekadar menggunakan keinginan kekuasaan sebagai tujuan.

Para kader pun, menyambut pesan Megawati tersebut sehingga suasana Rakernas menjadi bergemuruh. "Berpolitiklah dengan seluruh semangatmu, dengan nuranimu, dengan mata hatimu, dan setialah kepada sumbermu, yaitu rakyat, rakyat, rakyat. Siap? Siap? Siap?," kata Megawati. Sontak seluruh kader menjawab, "Siap".

Megawati lantas membuka secara resmi Rakernas IV PDIP yang akan berlangsung selama tiga yakni, yakni mulai Jumat (29/9) hingga Minggu (1/10). Ratusan ribu kader dari tiga pilar partai (PDIP) hadir memadati arena Rakernas IV. Adapun, pilar pertama adalah struktural partai, anak ranting, ranting, pengurus anak cabang, pengurus partai, DPLN, DPC, DPD, hingga DPP partai. Pilar kedua adalah seluruh anggota legislatif dari tingkat kabupaten, kota, provinsi, nasional. Sementara pilar ketiga adalah seluruh eksekutif partai dari tingkat nasional, provinsi, seluruh kepala daerah, dan wakil di tingkat kabupaten atau kota. Hadir juga kurang lebih 4.000 petani dan nelayan dari berbagai daerah meramaikan helatan akbar PDIP ini. Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster dipercaya membacakan Dedication of Life yang disusun Bung Karno pada pembukaan Rakernas. 7 k22, ant

Komentar