nusabali

Survei PRC: 22,4% Pemilih PKB di Jatim Migrasi ke Anies Usai Deklarasi

  • www.nusabali.com-survei-prc-224-pemilih-pkb-di-jatim-migrasi-ke-anies-usai-deklarasi

JAKARTA, NusaBali - Politika Research and Consulting (PRC) merilis hasil survei terkait pemilih calon presiden dan partai politik di Jawa Timur. Hasilnya, terdapat migrasi atau perpindahan pemilih PKB ke Anies Baswedan.

Survei dilakukan dengan metode wawancarai lewat tatap muka (face to face), dengan margin of error 2,7 persen. Wawancara dilakukan pada 7 – 12 September 2023.

Total responden yang berhasil diwawancara 1.200 responden yang berusia minimal 17 tahun atau sudah memiliki KTP. Responden tersebar secara proposional di 38 kabupaten-kota. Responden tersebar secara random di 120 desa atau kelurahan.

Direktur Eksekutif PRC Rio Prayogo, mengatakan pihaknya sempat melakukan survei pada April. Namun sebagai perbandingan, survei kembali dilakukan setelah Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) melakukan deklarasi.

Rio mengatakan dalam waktu seminggu usai deklarasi AMIN, sebanyak 22,4 persen pemilih PKB mulai bermigrasi ke Anies.

“Jadi menarik memang dalam waktu seminggu ada proses peralihan. Ini teridentifikasi ketika ada 22,4 persen pemilih PKB sudah mulai bermigrasi ke Anies,” ujar Rio dalam pemaparaannya, seperti dilansir dari detikcom, Minggu (17/9/2023).

Rio mengingatkan, hal ini dapat menjadi peringatan bagi tim Prabowo dalam mengumpulkan suara di Jawa Timur.

“Ini harus menjadi warning untuk Gerindra,” tuturnya.

Selain itu, PRC juga melakukan survei terkait elektabilitas 7 nama cawapres. Hasilnya, Erick Thohir dan Ridwan Kamil mengungguli Cak Imin di Jawa Timur.

“Nama Erick Thohir dan Ridwan Kamil itu unggul dalam margin of error dengan Muhaimin Iskandar,” kata Rio.

Berdasarkan survei, elektabilitas Erick Thohir sebanyak 16,8 persen, Ridwan Kamil 16,4 persen, sementara Cak Imin berada pada urutan ketiga dengan 15,4 persen.

Rio menilai dengan hasil elektabilitas terlihat, dipilihnya Cak Imin sebagai Bacawapres Anies bukan karena tingkat elektabilitas. Melainkan menurut Rio, nama PKB hingga Nahdlatul Ulama lah yang dijadikan pertimbangan.

“Jadi sekali lagi melihat Muhaimin yang dipilih Anies, bukan karena variabel elektabilitas personalnya, tapi karena partai PKB-nya, Jawa Timur-nya, dan mungkin juga Nahdlatul Ulama-nya,” ucapnya.

“Karena terlihat dari elektabilitas nasional Muhaimin hanya 4 sampai 5 persen, sementara di Jawa Timur pun bukan yang paling unggul di antara nama-nama lainnya,” sambungnya.

Berikut hasil survei elektabilitas 7 cawapres di Jatim:
- Erick Thohir: 15,8%
- Ridwan Kamil: 16,4%
- Muhaimin Iskandar 15,4%
- Sandiaga Uno: 12,6%
- Gibran Rakabuming: 10,8%
- Agus Harimurti Yudhoyono: 1,2%
- Tidak menjawab: 16,8%. 7

Komentar