nusabali

Pelanggan PAM Tirta Sanjiwani Kesulitan Air Bersih

  • www.nusabali.com-pelanggan-pam-tirta-sanjiwani-kesulitan-air-bersih
  • www.nusabali.com-pelanggan-pam-tirta-sanjiwani-kesulitan-air-bersih

Gangguan layanan air bersih di Desa Tegal Tugu, Kecamatan Gianyar akibat tegangan listrik tidak stabil.

GIANYAR, NusaBali
Sejumlah pelanggan PAM Tirta Sanjiwani Gianyar di wilayah Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar mengalami kesulitan air bersih akibat hujan lebat yang mengguyur sejak Minggu (2/7). Warga yang kesulitan air bersih minta air ke tetangga termasuk numpang mandi di tetangga. Mengatasi masalah ini, PAM Tirta Sanjiwani siagakan mobil tangki untuk distribusikan air minum ke pelanggan. Buat sementara, pelayanan mobil tangki dijadwalkan bergilir.

Direktur PAM Tirta Sanjiwani, I Made Sastra Kencana mengakui distribusi air bersih ke pelanggan mengalami kendala akibat terdampak hujan lebat. Hujan deras selama dua hari membuat air sungai di beberapa wilayah meluap hingga membawa material pasir, ranting pohon, dan sampah. “Kondisi ini membuat pendistribusian air bersih ke pelanggan terkendala,” ujar Sastra Kencana, Senin (3/7). Wilayah yang terdampak di Desa Ketewel bagian selatan yakni Banjar Tengah, Banjar Pamesan, Banjar Pasekan, Banjar Kacagan, Banjar Kadean, Banjar Kucupin, Banjar Pabean, Banjar Gumicik, Banjar Kubur, Banjar Manyar, Banjar Luglug, Banjar Jaya Kerta, dan Banjar Akta.

Distribusi air bersih di wilayah Batubulan juga mengalami gangguan. Meliputi BTN Candra Asri, Banjar Sasih, Perumahan Saba River Tjampuhan, Banjar Saba, dan Banjar Pinda. PAM Tirta Sanjiwani menyiapkan sejumlah mobil tangki untuk pendistribusian air bersih ke wilayah terdampak. Namun mobil tangki terbatas sehingga menggilir dengan penjadwalan. “Mobil truk tangki tetap siaga beroperasi untuk antisipasi,” jelas Sastra Kencana. 

Sementara wilayah lainnya seperti Desa Tegal Tugu, Kecamatan Gianyar sudah teratasi karena beda masalah. “Semua karena gangguan tegangan listrik. Kami sudah ganti 2 unit pompa,” ujarnya. Sastra Kencana berharap banjir sungai Petanu cepat reda. “Karena hujan banyak tegangan listrik tidak stabil (unbalancing voltage),” jelas Sastra Kencana. 7 nvi

Komentar