nusabali

Bali United Tandang Lawan Persikabo, Misi Dekati Persib dan Persija

  • www.nusabali.com-bali-united-tandang-lawan-persikabo-misi-dekati-persib-dan-persija

Kami ingin memangkas selisih poin agar lebih dekat lagi dengan Persija Jakarta dan Persib Bandung. Caranya tren positif harus berlanjut saat menghadapi Persikabo 1973, yakni menang dan tiga poin.

MANGUPURA, NusaBali
Bali United bertekad ke papan atas untuk mendekat atau memepet tim peringkat tiga dan dua di klasemen sementara Liga 1. Karena itulah, Made Tito Wiratama dkk mematok target tiga poin alias kemenangan saat menghadapi Persikabo 1973, dalam laga pekan ke-27, di Stadion Pakansari Bogor, Jumat (3/3) pukul 18.00 Wita. Ya, target tiga poin untuk memangkas jarak dengan pesaing terdekat di papan atas.

"Kami ingin memangkas selisih poin agar lebih dekat lagi dengan Persija Jakarta dan Persib Bandung, caranya tren positif harus berlanjut saat menghadapi Persikabo 1973," kata Pelatih Kepala Bali United Allesandro Stefano ‘Teco’ Cugurra Rodriguez, Kamis (2/3).

Menurut Teco, saat ini Bali United meraih 46 poin dan berada di peringkat empat klasemen sementara. Dengan tambahan tiga poin dari Persikabo, Ilija Spasojevic dkk dapat memperpendek selisih poin dengan Persija yang punya 51 poin dan Persib 52 poin, yang di peringkat tiga dan dua.
Untuk itu skuad Serdadu Tridatu, kata Teco, diwajibkan kerja keras untuk mendapatkan poin maksimal dengan misi mendekati tim di atasnya. Jika selisih poin semakin dekat itu jauh lebih bagus agar kompetisi berjalan lebih kompetitif.

Pelatih asal Brasil itu juga mentargetkan pemainnya main bagus untuk memenangkan pertandingan, terlebih duet pertahanan Ryuji Utomo sudah adaptasi dengan bagus di lini belakang dengan Wellington Carvalho dos Santos. Chemistry juga sudah bagus. Bahkan Ryuji Utomo terbukti membantu tim dapat penalti saat menghadapi Persis Solo.

"Perlahan pemain belakang kita susah banyak membantu tim lebih kuat di putaran kedua ini," kata Teco. Menanggapi Persikabo 1973, Teco mengakui, lawan punya waktu lebih sehari dibanding tim skuad asuhannya. Fadil Sausu dkk lebih memilih fokuskan recovery, setelah menjalani perjalanan yang cukup jauh dari Yogyakarta ke Bogor, Jawa Barat. Jadi pemainnya fokus pada istirahat untuk menghindari cedera menjelang pertandingan.

Sedangkan soal Persikabo 1973 yang telah melakukan pergantian pelatih diakui tidak menjadi masalah. Menurut Teco, dirinya mengaku sempat ketemu pelatih Persikabo 1973 Aidil Sharin Sahak saat masih jadi pelatih di Kedah FC. Saat itu Bali United sukses mengalahkan tim Kedah FC.

Sementara itu gelandang Bali United Eber Bessa juga mengaku lebih mementingkan recovery menjelang melawan Persikabo 1973. Sedangkan soal strategi, kata Bessa, sudah dimatangkan. Dia sendiri akan berupaya memanfaatkan kelemahan tim lawan untuk memenangkan pertandingan nanti. *dek

Komentar