nusabali

Dua Ormas Sepakat Damai

  • www.nusabali.com-dua-ormas-sepakat-damai

Selain ciduk 15 napi LP Kerobokan, polisi juga amankan puluhan orang anggota Laskar Bali dan Baladika.

Ratusan Senjata Ditemukan di LP Kerobokan

DENPASAR, NusaBali
Sehari pasca bentrokan maut di dua lokasi berbeda yang merenggut 4 nyawa dan 5 korban luka parah, dua kubu ormas yang berseteru, Laskar Bali dan Baladika, sepakat berdamai, Jumat (18/12). Sementara, petugas amankan ratusan senjata tajam beragam jenis plus senjata api dari lokasi bentrok di LP Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Badung.

Kesepakatan damai antara ormas Laskar Bali vs Baladika diambil dan ditandatangani melalui pertemuan yang digelar di Mapolda Bali, Jalan WR Supratman Denpasar, Jumat pagi pukul 10.00 Wita. Pertemuan upaya damai ini yang dipimpin langsung Kapolda Bali Irjeng Sugeng Pryanto ini dihadiri pula Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Hadi Kusnan, Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama, Kepala Kesbangpollinmas Provinsi Bali Gede Putu Jaya Suartama, Ketua Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) Provinsi Bali Jro Gede Wayan Suwena Putus Upadesa, serta Sekjen Laskar Bali I Ketut Putra Ismaya Jaya, dan Sekertaris Umum Baladika I Ketut Sukarta.

Dalam pertemuan di Ruang Kemala Hikmah Polda Bali kemarin, kedua kubu ormas menyepakati 5 poin perdamaian yang ditandatangani Ketut Putra Ismaya Jaya dan Ketut Sukarta. Pertama, bahwa terkait peristiwa keributan di LP Kerobokan dan di Jalan Teuku Umar Denpasar Barat, para pihak sepakat untuk menyerahkan penyelesaian secara hukum kepada Polda Bali.

Kedua, melakukan konsolidasi internal untuk memberikan imbauan kepada anggota di organisasi masing-masing agar tidak terpengaruh/terporvokasi isu yang dapat mengakibatkan meluasnya permasalahan yang terjadi dan tidak mengulangi lagi perbuatan tersebut. Ketiga, bersama-sama menciptakan situasi damai untuk menjaga stabilitas kea-manan Bali.  Keempat, para pihak sepakat untuk menyerahkan senjata baik senjata tajam maupun senjata api secara kesadaran kepada Polda Bali. Kelima, apabila setelah kesepakatan ini dibuat, terdapat salah satu atau kedua belah pihak melanggar kesepakatan, maka kami selaku pihak I (pertama) dan pihak II (kedua) siap bertanggung jawab di muka umum.

Dalam pertemuan kemarin, pihak Laskar Bali meminta maaf kepada Baladika dan masyarakat Bali terkait kejadian yang menyebabkan 4 anggota Baladika meregang nyawa. Menurut Ketut Putra Ismaya, kejadian maut tersebut di luar prediksi. Pihaknya tidak ingin masalah ini berlanjut. “Kami tidak ingin kejadian ini terulang. Kami juga ingin Baladika menjadi keluarga kami,” ujar Ismaya yang kemarin Penasihat Laskar Bali, AA Kusuma Widana alias Gung Suma.

Sedangkan Sekum Baladika, Ketut Sukerta, pihaknya juga mohon maaf kepada masyarakat Bali atas kejadian hari Kamis ang menyebabkan ketidaknyamanan di Denpasar. Pihaknya juga meminta polisi menindak tegas para pelaku yang menyebabkan 4 korban tewas dan 5 orang terluka. “Kami juga siap membantu pemerintah daerah untuk menciptakan Bali yang aman. Kami juga siap bertanggung jawab jika kejadian terulang kembali,” tandas Sukerta.

Sementara, dalam penggeledahan yang dilakukan petugas kepolisian setelah bentrokan di LP Kerobokan, Kamis (17/12) sore, ditemukan ratusan senjata tajam berbagai jenis, plus sebuah senjata api Airsoft Gun. Menurut Kapolda Sugeng Priyanto, penyisiran yang disertai penemuan ratusan senjata itu dilakukan pada malam setelah bentrokan di LP Kerobokan.

Senjata tajam yang ditemukan, antara lain, pedang, golok, dan gunting. Menurut Kapolda Sugeng Priyanto, yang lebih mencengangkan lagi adalah ditemukannya sebuah senjata api Airsoft Gun di LP Kerobokan. Semua senjata ini telah diamankan ke Mapolda Bali sebagai barang bukti. “Bagaimana senjata bisa masuk ke LP?” kata Kapolda Sugeng Priyanto dengan nada heran.

Selanjutnya...

Komentar