nusabali

Kembang Fokus Pileg, Sugiasa Kawal Koster di Pokli

Siap Ditugaskan Partai di Pemilu dan Pilkada 2024

  • www.nusabali.com-kembang-fokus-pileg-sugiasa-kawal-koster-di-pokli

NEGARA, NusaBali
Pasca kalah tarung sebagai Cabup-Cawabup dalam Pilkada Jembrana 2020 lalu, I Made Kembang Hartawan-I Ketut Sugiasa mengaku belum ada rencana untuk kembali maju dalam Pilkada Jembrana 2024 mendatang.

Kedua kader PDIP ini menegaskan tetap menyerahkan pencalonan sesuai mekanisme partai dan siap tunduk terhadap perintah partai. Termasuk ketika nanti kembali ditugaskan partai di Pilkada, mereka pun memastikan siap tempur.

Kembang Hartawan saat dihubungi NusaBali terkait rencana untuk Pilkada Jembrana 2024, Kamis (1/9) mengatakan belum berpikir ke arah Pilkada Jembrana 2024. Namun saat ini, dirinya sebagai Ketua DPC PDIP Jembrana masih fokus menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 yang juga akan menjadi gambaran politik untuk Pilkada 2024 nanti. "Kita masih fokus Pileg dan Pilpres. Pilkada belakangan," ujar Kembang.

Dalam Pileg 2024 nanti, Kembang mengaku diberi target untuk dapat mempertahankan kursi sesuai hasil Pileg 2019 lalu. Sesuai hasil Pileg 2019 lalu, PDIP Jembrana berhasil mendominasi dengan merebut 18 kursi dari 35 kursi di level DPRD Jembrana, dan raihan 2 kursi dari 4 kursi di level DPRD Bali Dapil Jembrana.

"Untuk Pileg dan Pilpres kita pun masih berproses. Kita ikuti dulu tahapannya. Kita masih petakan kader potensial maupun non kader yang berpotensi (untuk Pileg 2024). Tetapi tetap yang diutamakan kader," ucap Kembang yang mantan Ketua DPRD Jembrana tahun 2004-2010 dan mantan Wabup Jembrana tahun 2011-2021 ini.

Untuk Pilkada Jembrana 2024 nanti, Kembang menegaskan, secara pribadi tidak ada ambisi pribadi harus kembali maju sebagai Cabup. Kalaupun PDIP tidak kembali menugaskan ke Pilkada 2024 nanti, dirinya mengaku akan tetap loyal terhadap PDIP dan mengikuti apapun yang menjadi perintah partai.

"Siapapun yang diperintah partai, harus kita dukung. Sepeti yang pernah saya sampaikan sebelumnya, politik ibarat pohon. Harus ada akar, batang, ranting, hingga buah. Seiring perkembangan waktu, buah dapat semakin matang. Satu sisi dapat jatuh, dan bisa menjadi pupuk untuk pohon lainnya," ucap politisi asal Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana ini.

Disinggung mengenai hubungan dengan Sugiasa pasca Pilkada Jembrana 2020 lalu, Kembang mengaku masih tetap menjalin komunikasi dengan baik. Pasca Pilkada 2020 lalu, dirinya mengaku sempat beberapakali bertemu untuk sekedar ngobrol-ngobrol dengan Sugiasa. Termasuk terakhir pada bulan Agustus lalu, Kembang pun sempat bersilaturahmi ke rumah Sugiasa. "Ya ngobrol-ngobrol lah. Tetap komunikasi, berhubungan baik. Karena kita kan satu partai," ujar Kembang.

Sementara I Ketut Sugiasa saat dihubungi terpisah, Kamis kemarin juga menegaskan hal yang sama. Dirinya mengaku belum berpikir apakah akan maju kembali sebagai calon dalam Pilkada Jembrana ataukah justru diperintahkan kembali maju ke level DPRD Provinsi Bali Dapil Jembrana.

"Kita tunggu perintah partai saja. Tunduk dengan instruksi partai. Harus siap ditugaskan di manapun. Termasuk kalau tidak ada perintah ke mana-mana pun siap," ucap Sugiasa yang sebelumnya juga rela melepas jabatannya sebagai anggota DPRD Provinsi Bali periode 2019-2024 saat ditugaskan maju sebagai Cabup dalam ke Pilkada Jembrana 2020 lalu.

Menurut Sugiasa, yang terpenting bagaimana PDIP dapat merebut kemenangan dalam Pilkada Jembrana 2024 nanti. Sugiasa yang saat ini sebagai Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Teknologi DPD PDIP Bali ini, memastikan partainya telah melakukan evaluasi terhadap hasil Pilkada Jembrana 2020 lalu dan tidak mau mengulang kekalahan dalam Pilkada Jembrana 2024 nanti.

"Kalau saya sendiri menyerahkan penuh ke partai. Siapa yang memiliki elektabilitas bagus. Kalau PDIP sudah sangat luar biasa, ada kaderisasi yang kuat. Cuman perlu dikaji apa saja yang kurang sehingga tidak lagi seperti kemarin (Pilkada Jembrana 2020)," ujar politisi asal Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana ini.

Sugiasa yang saat ini menjadi anggota Kelompok Ahli (Pokli) Gubernur Bali Bidang Politik dan Pemerintahan ini menyatakan masih fokus untuk membantu tugas-tugas Gubenur Bali Wayan Koster. Meski dengan posisinya saat ini bisa dikatakan begitu dekat dengan Gubenur Koster yang notabene adalah Ketua DPD PDIP Bali, Sugiasa mengaku tidak ingin melobi untuk penentuan posisinya dalam Pileg ataupun Pilkada Jembrana 2024 nanti.

"Kita fokus untuk bantu tugas Pak Gubernur saja. Urusan 2024, saya ikuti saja perintah partai," ujar Sugiasa yang juga mantan Ketua Fraksi PDIP DPRD Jembrana tahun 2004-2010 dan Ketua DPRD Jembrana tahun 2010-2019 ini. *ode

Komentar