nusabali

Kaca Truk Dilempari Kresek Berisi Air, 7 Pelajar SMP Diamankan

  • www.nusabali.com-kaca-truk-dilempari-kresek-berisi-air-7-pelajar-smp-diamankan

Truk DK 9389 AW yang dikemudikan I Nyoman Suleman Setiawan, 42, dilempari kresek berisi air saat melintas di jalan jurusan Mengwi-Belayu, Banjar Gunung Siku, Desa Peken Belayu, Kecamatan Marga, Tabanan, Rabu (22/3).

Diwarnai Aksi Kejar-kejaran, Satu Pelaku Terjatuh di Kediri


TABANAN, NusaBali
Pelakunya, tujuh anak yang masih di bawah umur. Akibat kejadian itu, kaca depan Truk DK 9389 AW pun pecah. Sopir truk nyaris kecelakaan akibat ulah gerombolan anak nakal. Sopir Truk pun mengejar ketujuh pelaku itu.

Suleman menuturkan, sekitar pukul 00.30 Wita, dalam perjalanan pulang seusai kirim air mineral di Gatot Subroto, Denpasar. Sulemen pulang ke Banjar Kuwum Tegallinggah, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Tabanan tanpa muatan. Setiba di Banjar Gunung Siku, dari arah barat melaku tiga sepeda motor yang dikendarai anak-anak dengan berboncengan. Tidak disangka tujuh anak-anak itu melempari truknya dengan kresek berisi iar. “Dilempari sebanyak tiga kali hingga kaca truk pecah,” tutur Sulaeman.  

Nyaris korban mengalami kecelakaan akibat aksi pelemparan itu. Beruntung ia cepat injak rem dan menghentikan laju kendaraannya. Korban pun pilih parkir truknya. Pada saat yang bersamaan melintaslah keponakan korban, I Made Taro, 17. Korban kemudian memanggil keponakannya dan pinjam motor untuk mengejar pelaku pelemparan itu. “Saya kejar anak-anak itu,” tegasnya. Dua pelaku berhasil ditangkap di seputaran Patung Bung Karno, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri. Pelaku yang tertangkap diamankan di Pos Polisi Desa Kediri, selatan Patung Bung Karno.

Lima pelaku lainnya tertangkap di dekat Patung Kera, Banjar Munggal, Desa Kukuh, Marga. Kelima pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Marga. “Saya kejar para pelaku karena geram dengan ulah mereka,” tegas Suleman. Setelah dimintai keterangan di Mapolsek Marga, dari 7 pelaku itu, 6 orang merupakan pelajar kelas IX SMP dan 1 orang lainnya kelas VII SMP. Mereka itu masing-masing PAS, 14, BSP, 15, PDM, 16, KWM, 16, PYP, 13, KMP, 14, dan DPY, 15.

Kasubag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa menjelaskan dari hasil pemeriksaan diketahui motif ketujuh pelaku hanya iseng dan tidak ada niat merebut benda milik korban. Karena mereka masih di bawah umur, pihaknya tidak melakukan penahanan hanya wajib lapor. Apalagi mereka jelang Ujian Nasional. “Kami tekankan agar orangtua selalu mengawasi anak-anaknya,” tandas AKP Oka Suyasa.

Kapolsek Marga, AKP Made Widya Adnyana mengatakan, ketujuh pelaku pelemparan kaca truk hanya dikenakan wajib lapor. Para orangtua pelaku juga didatangkan ke Mapolsek Marga, Rabu malam untuk diajak bersama membina anak-anak mereka. Ditambahkan, saat dikejar hingga kawasan Desa Kediri, salah satu pelaku terjatuh dari motornya sehingga diamankan oleh korban diserahkan ke Pos Polisi di Kediri. Dari pelaku yang terjatuh inilah pelaku lainnya berhasil diamankan ke Mapolsek Marga. * d, k21

Komentar